Joan Mir menyelesaikan 48 lap pada hari kedua tes pembukaan MotoGP di Qatar yang dipuncaki oleh Fabio Quartararo dari Monster Energy Yamaha. Meski mengakhiri hari lebih awal, namun ia menempati posisi delapan, dua posisi di atas rekan satu timnya, Alex Rins.

Meski secara jumlah lap tidak terlalu banyak, Mir ternyata cukup produktif di hari kedua tes Qatar. Ia fokus menjajal berbagai komponen baru, termasuk sasis, swing arm, dan komponen elektronik yang dijajal Mir sebelum musim 2021 bergulir.

Berbicara tentang impresi awalnya dengan GSX-RR baru, Mir berkata: "Ini adalah hari yang berat karena hari ini kami fokus untuk mencoba hal-hal baru. Kami mencoba sasis baru hari ini, dan kami mencoba beberapa bagian elektronik yang berbeda untuk lebih memahami apa yang berfungsi dan apa yang tidak.

 

"Kami juga mencoba ban yang berbeda, dan saya cukup senang dengan performa dan laptime karena kami tidak jauh. Kami melakukan tes yang hebat dan memiliki basis yang bagus.

Dengan masih menyisakan tiga hari tes tambahan di Losail, Mir akan mendapat kesempatan untuk mengetahui lebih banyak tentang suku cadang baru selama tiga hari berikutnya sebelum musim resmi dimulai pada 28 Maret.

Mir menambahkan: "Tanggapan saya pada sasis adalah bahwa beberapa hal negatif, itu bukanlah revolusi pada saat pertama. Memang sedikit lebih baik dalam handling, tapi kemudian di beberapa area lain seperti pengereman misalnya, tidak terlalu bagus.

"Kami harus mengerjakannya dan mengetahui apakah kami dapat memperbaikinya dengan pengaturan atau tidak, dan itulah mengapa kami memiliki tiga hari pengujian lagi untuk mengetahuinya."

Salah satu poin pembicaraan besar di tahun 2020, adalah perangkat start yang digunakan oleh beberapa tim. Ini awalnya dimulai oleh Ducati yang menjalankannya sepanjang musim, dan Mir ditanya tentang apakah Suzuki akan menggunakan milik mereka sendiri.

"Ya, itu adalah sesuatu yang jika semua orang menggunakannya dan berhasil maka kami harus meminta Suzuki untuk melakukannya," kata pembalap Spanyol itu.

"Saat ini saya tidak tahu apakah itu berhasil atau tidak, tapi saya ingat ketika Ducati adalah yang pertama menggunakannya dan saya ingat kami menjalani beberapa balapan kemudian tetapi tidak segera.

"Jadi saya pikir dalam hal ini kami harus menunggu dan melihat. Tapi MotoGP berarti improvisasi, dan jika kami membutuhkannya kami akan melakukannya."

 

Comments

Loading Comments...