Petronas Yamaha mengalami awal yang sulit di awal musim MotoGP 2021, dengan Valentino Rossi dan Franco Morbidelli masing-masing hanya mencetak empat poin.

The Doctor menuntaskan double-header di P12 pada balapan kedua, dan ke-16 di balapan kedua. Hasil ini merupakan awal musim terburuknya di Grand Prix. Sementara itu di sisi lain, Yamaha pabrikan terlihat perkasa dengan Maverick Vinales dan Fabio Quartaro secara bergantian menjinakkan Ducati di Losail.

Keputusan Rossi dalam menentukan masa depannya akan sangat bergantung pada hasil, dan membuka balapan Eropa secara baik menjadi harga mati bagi The Doctor, diawali MotoGP Portugal akhir pekan ini.

Sementara Yamaha kesulitan di Sirkuit Internasional Algarve tahun lalu, kecuali Morbidelli dengan spesifikasi A-Spec yang finis ketiga, Rossi sangat antusias dengan tantangan tersebut.

"Sirkuit Portimao fantastis, itu sesuatu yang berbeda dari yang lain, tetapi di sisi lain, itu sangat sulit," kata Rossi. "Ini trek yang perlu banyak waktu untuk Anda pelajari dan setiap kali Anda balapan di sana, Anda dapat meningkatkan sesuatu.

"Kami menemukan beberapa pengaturan baru pada motor pada sesi pemanasan Minggu pagi di DohaGP, yang berarti saya dapat mempertahankan kecepatan yang lebih baik tetapi kami terhambat karena posisi start yang buruk.

"Kami berharap kami bisa lebih kuat di GP ketiga ini dan lebih kompetitif, tetapi juga di [putaran] Eropa secara keseluruhan - ada banyak trek di sana yang bagus untuk saya."

Balapan hari Minggu ini berarti kesempatan kedua bagi Yamaha di Portimao untuk menilai apakah perbaikan yang dilakukan pada tahun 2021 benar-benar terjadi.

Baik Vinales dan Quartararo berbicara panjang lebar selama pramusim dan mengikuti kedua putaran Qatar tentang menunggu sampai kembali ke Eropa, sebelum menobatkan motor baru lebih baik secara keseluruhan daripada tahun lalu.

Dan dengan Rossi, Vinales, dan Quartararo yang semuanya finis di luar sepuluh besar di Portimao musim lalu, kami yakin akan mendapat jawaban pada hari Minggu.

 

Comments

Loading Comments...