Fabio Quartararo tiba di balapan kandangnya, putaran MotoGP Prancis, satu pekan setelah operasi arm pump yang dilakukannya setelah balapan Jerez.

Pembalap Monster Yamaha itu berada di jalur yang tepat untuk kemenangan ketiga beruntun, namun masalah arm pump kronis membuat Quartararo kehilangan keunggulan, dan finis di posisi ke-13 dalam waktu 9 lap.

Memilih untuk melewatkan tes pasca-balapan untuk menjalani pemeriksaan medis, lengan kanan Quartararo segera dioperasi di rumah sakit CH Aix en Provence pada hari Selasa, 4 Mei. Itu adalah lengan yang sama yang saat ia menjalani operasi 'Sindroma Kompartemen' pada tahun 2019.

Meski cedera Quartararo tidak akan sepenuhnya sembuh akhir pekan ini, ia merasa tetap bisa kompetitif usai melihat bagaimana Jack Miller memenangi GP Spanyol tak lama setelah menjalani operasi arm-pump. Dan pembalap dengan nomor motor #20 ini merasa positif untuk balapan kandangnya.

"Yang pasti, cara kami mengakhiri GP Spanyol sangat disayangkan, tetapi hal positif yang kami ambil darinya adalah kami cukup cepat untuk berjuang untuk podium dan menang.

"Saya telah menjalani operasi untuk sindrom kompartemen, dan itu berhasil. Saya telah berlatih sejak saat itu, dan saya merasa positif untuk akhir pekan ini.

"Pokoknya, selalu menyenangkan pergi ke Le Mans, karena ini balapan kandang saya. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk kembali ke puncak secepat mungkin."

Quartararo, yang hanya dua poin di belakang pemimpin baru Francesco Bagnaia (Ducati), meraih pole di sesi kualifikasi kering, namun tak bisa berbuat banyak ketika balapan basah dengan hanya finis kesembilan.

Pada balapan tersebut, Quartararo dibuntuti rekan satu timnya di Yamaha pabrikan saat ini, Maverick Vinales.

Setelah balapan Jerez, Vinales duduk di urutan ketiga dalam kejuaraan dunia, 16 poin dari puncak, dan belum pernah naik podium sejak kemenangan pembukaan musimnya di Qatar.

Namun, momentum positif mengarah ke kamp Vinales setelah ia memuncaki tes pasca-balapan di Jerez. Fokus pada peningkatan pengereman, Maverick penasaran untuk melihat apakah peningkatan yang didapat dari tes singkat itu dapat bekerja di Le Mans.

"Ini akan menjadi akhir pekan yang menarik bagi kami," kata Vinales. "Tes positif di Jerez telah memberi kami motivasi ekstra. Saya sangat penasaran untuk melihat apakah apa yang kami temukan di sana bekerja di sini juga, dan apa yang bisa kami lakukan akhir pekan ini.

"Le Mans adalah trek yang saya suka. Saya mengalami beberapa pertarungan bagus di sana, dan biasanya kami kompetitif karena layout sirkuit sesuai dengan motor kami.

"Tapi kami juga tahu bahwa cuaca bisa jadi rumit di GP Prancis. Ini cenderung cukup sering berubah, jadi kami harus memperhatikan prakiraan cuaca dan memastikan kami kompetitif di setiap sesi."

Direktur tim Massimo Meregalli menambahkan: "Biasanya, kami melihat GP Prancis sebagai peluang bagus bagi kami. Layout trek Le Mans cocok dengan motor kami dan kami tahu kedua pembalap kami sangat menyukai sirkuit ini.

"Namun, sepertinya kondisi cuaca akan memainkan peran besar di GP ini. Kami belum pernah balapan basah sejauh musim ini, dan prakiraan memprediksi kondisi beragam selama akhir pekan, jadi kami harus bersiap."