Marc Marquez belum pernah dikalahkan di Sachsenring sejak 2009 dalam kategori 125cc, menandai rentetan 10 kemenangan beruntun, termasuk tujuh di kelas MotoGP dari 2010 sampai 2019.

Rekor tersebut sepertinya akan berakhir musim lalu ketika pebalap Repsol Honda itu absen karena patah lengan, tetapi Sachsenring dikeluarkan dari kalender Covid yang dipangkas.

Pembalap Spanyol itu kembali ke Jerman akhir pekan ini dengan finis terbaik ketujuh dari lima balapannya musim ini, tersingkir di tiga event terakhir saat berjuang mengatasi masalah grip belakang dengan RCV-nya dan berlanjutnya kekurangan kekuatan di lengan dan bahu kanannya.

Berada dalam rekor paceklik kemenangan terpanjang di kelas utama sejak GP Valencia 2019, tampaknya peluang Marquez untuk bangkit di Sachsenring masih cukup jauh.

Namun demikian, dengan layout berlawanan arah jarum jam akan sedikit menguntungkan pembalap Repsol Honda itu. Khususnya di bagian lengan dan bahu, karena ia merasa jauh lebih baik saat menghadapi tikungan kiri yang mendominasi Sachsenring.

Perbaikan kondisi fisik Marquez juga ditegaskan dengan tes 87 lap yang sangat produktif Catalunya, dibandingkan dengan hanya 7 lap sebulan sebelumnya di Tes Jerez.

“Setelah hari tes di Barcelona, minggu antara balapan berjalan sangat baik untuk pulih. Dalam tes ini kami bekerja keras dan sekarang kami datang ke Sachsenring di mana saya selalu menikmati balapan di masa lalu," kata Marquez.

“Tahun ini tentu saja kami tiba di posisi yang berbeda, tapi mudah-mudahan tata letak memungkinkan kami untuk lebih kompetitif dari sisi fisik. Mari kita lihat apa yang akan terjadi di akhir pekan.”

Tes pasca-balapan Senin memegang peran penting bagi rekan setim baru Pol Espargaro, karena ia juga bekerja untuk meningkatkan grip belakang, finis dengan waktu lap tercepat keenam.

“Kami tiba di sini di Jerman setelah seharian melakukan pengujian di Spanyol. Ini adalah beberapa balapan yang sulit sehingga penting untuk menjaga fokus kami dan melakukan apa yang kami bisa akhir pekan ini," kata Espargaro, peringkat kedelapan terbaik musim ini.

“Honda telah kuat di sini di masa lalu dan dengan apa yang kami temukan dalam tes, saya berharap kami dapat membuat beberapa langkah maju. Segalanya di MotoGP sangat dekat sehingga bahkan peningkatan kecil akan banyak membantu, terutama pada hari Sabtu.

“Kami sekarang memiliki dua balapan sebelum liburan musim panas, kami ingin menuju jeda dengan positif.”

Espargaro saat ini berada di urutan kedua belas dalam kejuaraan dunia, tetapi hanya dua poin di belakang pimpinan Honda dari Takaaki Nakagami, dengan Marc Marquez di tempat ke-18 dan 99 poin di belakang pemimpin gelar Fabio Quartararo.