Di atas kertas, hasil finis ketujuh untuk Marc Marquez di MotoGP Belanda hari Minggu tidak mengesankan, karena itu datang tujuh hari setelah kemenangan monumental di Sachsenring.

Namun Assen adalah trek yang sangat berbeda dari Sachsenring, dan ini juga bukan akhir pekan yang mulus bagi Marc. Juara dunia delapan kali itu mengalami kecelakaan highside pada latihan Jumat, dan hanya menempati posisi start ke-20 di Assen.

Namun aksinya pada awal balapan membuat orang-orang tercengang. Bagaimana tidak, The Baby Alien naik menjadi P13 di Tikungan 1 selepas start dan menyudahi lap pembuka di urutan ke-11.

“Kami melihat pemulihan hebat dari Marc di awal balapan,” kata manajer tim Repsol Honda Alberto Puig. “Dia memulai di urutan ke-20 dan memulihkan hampir sepuluh posisi hanya dalam satu putaran, ini adalah Marc yang kita kenal.

"Itu menunjukkan usahanya dan potensi yang dia miliki, kami sangat menantikan untuk melihatnya lagi di Austria setelah liburan musim panas ketika dia telah pulih lebih jauh."

Puig menambahkan bahwa meski Sachsenring telah menjadi trek khusus di mana juara dunia delapan kali bisa sangat kompetitif meski hanya memakai satu tangan, dia yakin Marquez bisa kembali naik podium berturut-turut tanpa kecelakaan Jumat.

"Kecelakaan Marc membuat akhir pekan menjadi lebih rumit. Tanpa kecelakaan itu, saya pikir dia akan bertarung untuk podium karena dia tidak akan kehilangan kepercayaan dirinya," kata Puig tentang highside besar yang kemudian disalahkan pada masalah kontrol traksi. .

Meski Marquez mampu membuat kemajuan besar dalam balapan, rekan setimnya Pol Espargaro hanya mendapatkan satu posisi dari kesebelas di grid.

“Kami mengharapkan balapan yang bagus juga dari Pol Espargaro, kami memiliki harapan yang tinggi, tetapi dia juga memiliki beberapa masalah dan sangat disayangkan setelah akhir pekannya yang kuat,” kata Puig.

Dengan hasil balapan di Assen, Marquez kini menjadi pembalap Honda teratas. Meski melewatkan dua putaran pembuka di Losail, The Baby Alien saat ini menempati posisi kesepuluh klasemen pembalap, tertinggal 106 poin 

Semua itu berarti Repsol Honda memulai liburan musim panas dengan Marquez yang sekarang menjadi pebalap RC213V terkemuka, meskipun kehilangan dua putaran pembukaan, dengan tempat kesepuluh di kejuaraan dunia dengan 50 poin, terpaut 106 dari Fabio Quartararo.

Di bawahnya ada Takaaki Nakagami dan Espargaro, masing-masing dengan 41 poin. Sementara Alex Marquez berada di urutan ke-15 dengan 27 poin.

“Itu tidak mudah,” kata Puig tentang paruh pertama musim 2021. “Sekarang sebagian dari tim kami akan kembali ke rumah mereka di Jepang dan pertama-tama beristirahat. Tidak mudah bagi anggota staf Jepang kami untuk menghabiskan waktu selama ini di Eropa, jauh dari keluarga mereka.

“Kami sangat menghormati upaya mereka dan kami sangat percaya pada teknisi kami. Kami telah mengumpulkan banyak data bagus selama semua balapan ini, kami tahu kami memiliki titik lemah dan di Jepang mereka akan menyelidiki, bekerja keras dan kembali dengan beberapa ide yang menjanjikan.”