Sebuah pertaruhan set-up terbayar dengan sangat baik untuk Maverick Vinales, yang mengukir jalannya dari posisi start ke-21 untuk finis kedelapan pada MotoGP Emilia Romagna hari Minggu.

Datang kembali ke Misano berbekal finis P13 pada debut bersama Aprilia bulan lalu, Vinales tampaknya menghadapi tantangan besar untuk mencapai poin setelah kualifikasi P19, lalu kehilangan dua tempat pada lap pembuka.

Kesalahan pembalap lain membantu Vinales naik ke posisi ke-14 pada pertengahan balapan, namun ia melakukan beberapa manuver dan menunjukkan kecepatan yang mengesankan setiap kali ia berada di trek kosong.

Itu termasuk catatan lap terbaiknya pada Lap 20 dari 27, menempatkannya di posisi keempat dalam tabel fastest lap, hanya lebih lambat dari Francesco Bagnaia dan Marc Marquez.

Vinales melanjutkan kecepatannya untuk mengejar dan melewati garis hanya beberapa persepuluh detik di belakang rekan setimnya Aleix Espargaro, yang berada di posisi kelima di tahap tengah.

“Saya senang karena sebelum balapan kami membuat perubahan substansial pada keseimbangan motor. Itu adalah pertaruhan, tetapi tujuan kami adalah mencoba mengenal motor ini lebih baik dan lebih baik lagi,” kata Vinales yang melakoni balapan ketiganya di RS-GP setelah berpisah dari Yamaha pada pertengahan musim.

“Itu bekerja dengan sangat baik. Saya memiliki kecepatan yang baik sejak lap pertama dan satu-satunya hal yang membuat saya tidak bertarung untuk hasil yang lebih baik adalah kenyataan bahwa saya harus mengambil posisi dari belakang.

“Saya sangat percaya diri setelah apa yang kami tunjukkan hari ini. Langkah demi langkah, paket pembalap-tim-motor datang bersama dan itu fundamental.”

Balapan Espargaro berjalan ke arah yang berlawanan, naik lebih awal dari urutan kesebelas di grid sebelum kehilangan grid dan finis tepat di depan Vinales.

Seperti Vinales, Espargaro memilih kombinasi ban depan Medium dan belakang Soft, setelah latihan bebas dan kualifikasi yang dipersulit oleh hujan.

“Saya cukup senang dengan poin yang kami peroleh hari ini, terutama karena kecepatan saya tidak terlalu luar biasa. Sayangnya, saya tidak merasakan grip yang baik di ban belakang dan saya kesulitan sepanjang balapan,” kata Espargaro.

“Mengingat komplikasi akhir pekan ini, meninggalkan Misano dengan kinerja yang solid adalah penting. Kami tidak jauh dari tujuh besar di klasemen keseluruhan dan kami akan memberikan segalanya hingga balapan terakhir.”

Pembalap wild-card Lorenzo Savadori tidak dapat memulai balapan setelah mengalami patah tulang selangka saat latihan. Pembalap Italia itu menjalani operasi pada Sabtu (23/10) malam, alhasil rencana wild-card di Portimao dibatalkan dengan comeback pada tes Jerez pertengahan November menjadi target.