Tak bisa disangkal lagi, sorotan dari musim 2021 Esteban Ocon adalah kemenangan pertama yang sangat ikonik di Hungaroring.

Ocon berada dalam posisi yang diuntungkan setelah 'aksi bermain bowling' Bottas menyingkirkan beberapa pembalap unggulan selepas start, dan kesalahan strategi yang tidak biasa dari Mercedes terhadap Lewis Hamilton.

Namun demikian, ia memanfaatkan peluangnya dengan sangat baik lewat performa terukur dan tanpa cela saat menahan serangan bertubi-tubi dari juara dunia empat kali, Sebastian Vettel, untuk kemenangan Formula 1 pertamanya.

Meski pencapaian serupa tak bisa terulang karena memiliki mobil tercepat kelima atau keenam di grid, Ocon menampilkan beberapa penampilan yang sangat kuat dan konsisten.

Start yang baik - termasuk empat kali meraih poin dari lima balapan awal pertama - memastikan Ocon unggul di Alpine saat rekan setimnya Fernando Alonso masih menyesuaikan diri dengan mobil. Alpine langsung menghadiahi pembalap Prancis itu dengan kontrak multi-tahun yang sangat layak.

Ocon sempat menjalani empat balapan yang buruk, namun segera bangkit kembali dengan poin di Silverstone dan kemenangan Hongaria. Setelahnya, ia hanya tiga kali berada di luar poin dengan satu DNF (Amerika Serikat).

Tanda tanya muncul dari Ocon setelah musim comeback yang sulit bersama Daniel Ricciardo tahun lalu, tetapi dia telah menjawab kritiknya dengan musim yang sangat positif, menyoroti kepercayaan yang diberikan Alpine padanya.

Ocon mengamankan tempat ke-11 dalam kejuaraan pebalap dan membantu Alpine menyegel tempat kelima di depan AlphaTauri. Dia mengakhiri tahun dengan total 14 kali finis 10 besar, dan hanya tujuh poin di belakang Alonso.

Sebuah pencapaian mengagumkan melawan Alonso, yang juga tampil sangat impresif. Jika melihat hasil kualifikasi, Ocon bahkan unggul 11-10 dari Alonso, dengan tempat kelima grid di Spanyol menjadi pencapaian terbaiknya.

Sementara Alonso lebih sering mengalahkan Ocon pada hari Minggu, ia dapat mengakhiri tahun 2021 dengan sangat puas dengan usahanya.

Alonso telah mendapatkan reputasi karena kemampuannya untuk mendominasi rekan satu timnya di masa lalu, tetapi Ocon terbukti menjadi lawan yang jauh lebih tangguh. Itu tercermin dengan Ocon dan Alonso menyelesaikan tahun sebagai rekan setim yang paling seimbang.

Usia Alonso - dan memiliki dua tahun absen - tidak mencegahnya menghasilkan standar tinggi yang sangat baik yang kami harapkan dari pembalap Spanyol itu, lebih jauh menggarisbawahi pekerjaan hebat yang telah dilakukan Ocon.

Pasangan Ocon-Alonso juga telah membentuk salah satu susunan pembalap terkuat dan paling harmonis di grid.

Ocon membalas pertahanan Alonso yang luar biasa melawan Hamilton di Hungaria dengan peran yang sama pentingnya saat ia menahan Sergio Perez di tahap penutupan Grand Prix Qatar, memnberi Alonso meraih podium comeback yang diperoleh dengan susah payah.

Pada tahun yang merupakan tahun yang penuh kesuksesan, Ocon membuktikan tanpa keraguan bahwa dia adalah pembalap Grand Prix yang sangat kompetitif yang dapat bertahan melawan beberapa yang terbaik yang ditawarkan F1.

Ekspektasi jelas akan lebih tinggi untuk Ocon memasuki musim 2022 yang menjanjikan banyak hal untuk Alpine. Jika dia bisa terus menjaga Alonso, itu bisa menjadi tahun yang besar bagi tim dan pembalap.

Penasaran siapa yang berada di poisisi kedelapan? Simak terus berita terbaru dari kami.