Sainz bertukar waktu di bagian atas timesheets dengan Leclerc dan juara dunia bertahan Max Verstappen saat F1 GP Australia kembali digelar di Sirkuit Albert Park.

Verstappen memimpin klasemen di sebagian besar sesi dengan Red Bull memilih untuk masang ban Soft untuk pembalap Belanda itu selama sesi berlangsung. Begitu Ferrari beralih ke soft, Leclerc langsung naik ke puncak sebelum Sainz mengungguli rekan setimnya.

Catatan waktu terbaik pembalap Spanyol itu adalah 1 menit 19.806 detik, unggul setengah detik dari Leclerc, yang saat ini memimpin kejuaraan pebalap menuju event akhir pekan ini. Laptime tersebut lebih cepat 3,7 detik dari catatan terbaik Lewis Hamilton tahun 2019.

Sainz telah secara terbuka mengakui bahwa dia berjuang untuk memaksimalkan penantang Ferrari 2022 pada dua Grand Prix pembukaan musim ini, namun terlihat langsung nyetel dengan F1-75 sejak FP1.

Pembalap Ferrari itu hampir melintir ketika ia melakukan stint dengan ban Hard pada bagian akhir sesi, kesulitan dengan oversteer saat keluar dari Tikungan 2.

Sergio Perez mencatatkan laptime di menit-menit akhir untuk menempati posisi ketiga setelah melakukan berbagai tes aero di paruh pertama sesi. Checo membukukan sektor tengah terbaik dari siapapun, namun ia kehilangan banyak waktu di bagian terakhir lap.

Verstappen diklasifikasikan keempat setelah mendominasi tahap awal sesi, terutama karena menjadi satu-satunya pembalap yang menggunakan ban lunak lebih awal.

Di luar empat besar, Lando Norris berada di urutan kelima dalam sesi yang menggembirakan bagi McLaren di depan Esteban Ocon dari Alpine.

Lewis Hamilton berada di urutan ketujuh di Mercedes, dengan tim secara mengejutkan memilih untuk tidak membawa peningkatan apa pun untuk akhir pekan ini.

Daniel Ricciardo berada di urutan kedelapan di depan Fernando Alonso, yang melintir di Tikungan 11 pada 20 menit terakhir, sementara Valtteri Bottas melengkapi 10 besar untuk Alfa Romeo.