Max Verstappen mengalami DNF keduanya dari tiga balapan pembuka musim 2022 setelah kegagalan teknis pada RB18 miliknya membuat ia menepi di Tikungan 2 saat mengejar pimpinan balapan Charles Leclerc.

Meskipun memenangi balapan kedua di Arab Saudi, Verstappen kini tertinggal 46 poin di belakang Leclerc yang meraih kemenangan dominan di Albert Park.

1st place Charles Leclerc (MON) Ferrari F1-75 with 2nd place Sergio Perez (MEX) Red Bull Racing RB18 and 3rd place George

Pembalap Belanda itu tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya, menegaskan Red Bull tidak bisa membiarkan kegagalan seperti itu terjadi untuk menjaga peluangnya mempertahankan gelar.

“Kami jauh di belakang,” Verstappen mengakui. “Saya bahkan tidak ingin memikirkan pertarungan kejuaraan saat ini. Lebih penting hanya menyelesaikan balapan.

"Tentu saja, hari ini adalah hari yang buruk lagi. Kami tidak memiliki kecepatan. Saya hanya mengatur ban saya untuk membawanya sampai akhir. Saya tahu saya tidak bisa melawan Charles, jadi tidak ada gunanya menekannya.

“Kami bahkan tidak menyelesaikan balapan sehingga membuat frustrasi dan tidak dapat diterima. Saya tahu ada masalah sehingga selalu ada tanda tanya dalam menyelesaikan balapan. Jika Anda ingin memperjuangkan gelar, hal-hal ini tidak bisa terjadi.”

Masalah reabilitas terus menghantui Red Bull

Team Principal Red Bull Christian Horner sepenuhnya memahami rasa frustrasi Verstappen, dan berpikir masalah balapannya mungkin masalah bahan bakar ketimbang mesin, yang akan dipastikan melalui proses investigasi.

“Ini benar-benar bisa dimengerti, rasa frustrasinya,” kata Horner kepada Sky. “Hasil yang mengecewakan untuk tidak menyelesaikan balapan.

“Kami belum tahu masalahnya apa. Kami pikir itu mungkin tidak terkait dengan mesin, mungkin masalah bahan bakar. Sampai kami mendapatkan mobil kembali, kami tidak memiliki data atau info.

“Ini sangat membuat frustrasi. Kami tidak memiliki kecepatan untuk melawan Charles - [Ferrari] berada di liga mereka sendiri. Sangat frustasi untuk tidak mengantongi poin.

“Semua pujian untuk Sergio Perez hari ini, dia melewati Lewis lalu George. Tapi kami tidak, sebagai sebuah tim, memiliki kecepatan. Ferrari tak tersentuh.”

Ditanya tentang tantangan yang dihadapi Red Bull untuk mengatasi masalah keandalannya, Horner menjawab; “Saya lebih suka memperbaiki mobil yang cepat daripada mencoba membuat mobil yang andal dengan cepat!

"Kami tidak dapat menerima DNF. Kami memiliki hal-hal yang saya pikir akan membantu."