Carlos Sainz memulai musim keduanya di Maranello dengan beberapa kecelakaan dan kesulitan untuk menyamai kecepatan rekan setimnya Charles Leclerc, yang memenangi dua dari tiga balapan pembuka.

Namun, peruntungan Spaniard satu ini mulai membaik pada beberapa putaran terakhir. Ia finis kedua di Monaco, nyaris merebut pole position perdananya di Baku, dan bertarung melawan Max Verstappen untuk kemenangan di Montreal.

Who's Going Where in 2023? | F1 Driver Market Silly Season

Diuntungkan Safety Car, Sainz mengejar Verstappen untuk 15 lap terakhir Grand Prix Kanada, namun tidak cukup dekat untuk melakukan manuver dan harus puas finis kedua.

Ketika ditanya apakah dia mampu menantang Verstappen dan Leclerc secara lebih teratur, Sainz menjawab: "Saya harap begitu, tetapi seperti yang saya katakan beberapa balapan lalu, saya ingin melakukannya sedikit lebih banyak balapan demi balapan, Anda tahu, tidak terlalu memikirkan kejuaraan atau semacamnya.

“Saya benar-benar ingin fokus untuk masuk ke trek dan melihat apakah saya bisa mendapatkan performa dan kenyamanan yang baik di dalam mobil. Saya pikir akhir pekan ini saya melakukan itu, sejak FP1 saya terlihat sangat cepat, baik di kualifikasi maupun kecepatan balapan.

“Dalam balapan saya berusaha keras tanpa takut kehilangan kendali mobil, seperti yang saya alami, misalnya, di Barcelona.

“Beberapa kemajuan bagus sedang dibuat; kami telah mengubah sedikit hal pada mobil untuk mencoba dan membuatnya sedikit lebih sesuai dengan keinginan saya, dan tampaknya berhasil.

"Tetapi pada saat yang sama, saya pikir saya membutuhkan lebih banyak sirkuit, Saya membutuhkan lebih banyak jenis tikungan yang berbeda untuk memiliki perasaan yang tepat untuk itu.”

Ferrari yakin Sainz bisa menantang kemenangan

Team Principal Ferrari Mattia Binotto merasa kinerja Sainz di Kanada menunjukkan tingkat kepercayaan baru yang dia yakini dapat mendorong pembalap Spanyol itu menjadi penantang kemenangan.

“Saya pikir balapan demi balapan dia mendapatkan kepercayaan diri, meningkatkan kemampuan mengemudinya dan menjadi lebih cepat dan lebih cepat dan dia senang, dia lebih santai,” kata Binotto.

“Saya cukup yakin bahwa dia akan membuktikan di balapan berikutnya sekarang bahwa dia adalah penantang juga, untuk menang dalam satu balapan.

"Saya cukup senang dengan cara dia mengemudi dan penting bagi kami sebagai Scuderia bahwa kami dapat mengandalkannya juga, untuk mengetahui bahwa dia bisa sangat cepat.”

Sainz belum mencetak pole di F1, sementara Leclerc meraih enam pole musim ini. Binotto mengakui bahwa kualifikasi adalah area dimana Sainz dapat membuat peningkatan terbesar.

“Untuk menang dengan pertarungan yang begitu ketat dengan Red Bull dan Max, Anda harus tampil sempurna sepanjang akhir pekan,” tambahnya.

“Dan jika ada, mungkin kualifikasi tidak sempurna dari Carlos. Itu sedikit merugikannya mungkin karena berada di depan atau mengejar tentu saja itu masalah yang berbeda.