Fernando Alonso akan mengisi tempat yang ditinggalkan Sebastian Vettel, yang mengumumkan bahwa ia akan pensiun pada akhir musim 2022, sebagai rekan satu tim Lance Stroll.

Setelah dikaitkan dengan berbagai nama, termasuk Mick Schumacher, Aston memilih untuk mengganti Vettel dengan juara dunia F1 lainnya, Alonso, yang kontraknya bersama Alpine akan habis akhir musim ini.

Who's Going Where in 2023? | F1 Driver Market Silly Season

Alonso, 41, mengatakan: "Tim Aston Martin ini jelas menerapkan energi dan komitmen untuk menang, dan karena itu merupakan salah satu tim paling menarik di Formula Satu hari ini.

"Saya telah mengenal [pemilik Lawrence Stroll] dan [pebalap Lance Stroll] selama bertahun-tahun dan sangat jelas bahwa mereka memiliki ambisi dan semangat untuk sukses di Formula Satu.

"Saya telah menyaksikan tim secara sistematis menarik orang-orang hebat dengan silsilah pemenang, dan saya telah menyadari komitmen besar untuk fasilitas dan sumber daya baru di Silverstone.

"Tidak ada seorang pun di Formula Satu hari ini yang menunjukkan visi yang lebih besar dan komitmen mutlak untuk menang, dan itu menjadikannya kesempatan yang sangat menarik bagi saya."

Kepindahan Alonso menciptakan satu tempat kosong di Alpine, yang bukan tidak mungkin akan diisi oleh pembalap tes dan cadangan tim, Oscar Piastri, yang sudah lama dikaitkan untuk promosi.

Pernyataan yang terealisasi

Menjelang Grand Prix F1 Hungaria, Alonso bersikeras bahwa "prioritas saya adalah bersama Alpine - mungkin keinginan saya adalah bertahan".

Dia bersikeras bahwa dia ingin masa depannya sudah dipastikan dalam liburan musim panas F1, yang dimulai segera setelah Grand Prix Hungaria.

Kontrak Alonso saat ini dengan Alpine akan berakhir tahun 2022 ini, meski ia mengakui belum melakukan pembicaraan dia yakin kata sepakat akan tercapai "dalam 10 menit".

Dia ditanya tentang mengganti Vettel di Aston Martin dan dijawab dengan mengungkapkan bagaimana dia berbicara dengan tim pada tahun 2020 tetapi "itu tidak berjalan dengan baik".

Namun Alonso mengakui: "Semua tim adalah pilihan selama mereka tidak memiliki dua pembalap yang sudah ditandatangani."

Itu terbukti menjadi pernyataan yang membuka jalan baginya untuk pindah ke Aston Martin, dan mengumumkan kesepakatan hanya empat hari setelah kata-kata itu.