Setelah kecelakaan berapi yang dramatis pada Grand Prix Bahrain tahun lalu, Romain Grosjean harus melewatkan dua balapan terakhir karena cedera yang dideritanya. Alhasil, pembalap Prancis itu tidak bisa melakukan perpisahan yang layak setelah kehilangan kursi Haas akhir 2020.

Untuk memberi Grosjean perpisahan yang layak, Wolff mengatakan bahwa Mercedes bertekad memberi pembalap Prancis itu kesempatan untuk mengendarai W10 yang membawa Lewis Hamilton memenangi gelar 2019.

Grosjean dijadwalkan untuk mengemudi selama akhir pekan Grand Prix Prancis dan juga dalam tes privat di Sirkuit Paul Ricard akhir Juni lalu, tapi karena berbagai penundaan dan perubahan pada kalender F1 2021, dikombinasikan dengan komitmen Grosjean dengan IndyCar, tes urung dilakukan.

Berbicara setelah Grand Prix Belanda, Wolff mengkonfirmasi tes akan berlangsung pada beberapa waktu:  "Dia pasti akan mendapatkan tes itu," kata Wolff. “Kami telah berkomitmen untuk itu dan itu akan terjadi tetapi saya tidak memiliki visibilitas.”

Mercedes berharap untuk menjalankan tes pada bulan September, tetapi bentrok dengan putaran terakhir IndyCar musim ini berlangsung bulan ini. Juru bicara Mercedes mengungkapkan bahwa itu lebih mungkin terjadi pada tahun 2022.

“Kami belum mendapatkan tanggal, September telah menjadi kemungkinan tetapi tidak lagi sehingga berpotensi melebar ke 2022, tetapi itu pasti akan terjadi.