Max Verstappen lolos dari hukuman meski dianggap memaksa Lewis Hamilton keluar dari trek saat keduanya memperebutkan posisi pertama di F1 GP Sao Paulo pekan lalu.

Hamilton berusaha menyalip pebalap Red Bull di Tikungan 4 pada lap 48, tetapi kedua penantang kejuaraan akhirnya melebar dan meninggalkan lintasan. Insiden tersebut sempat masuk meja Steward, namun tidak ada keputusan yang diambil.

Setelah sidang panjang - yang dihentikan sebentar - yang melibatkan perwakilan Mercedes dan Red Bull pada hari Kamis di Qatar, diumumkan bahwa keputusan tidak akan tercapai sampai hari Jumat.

"Menyusul dengar pendapat hari ini dengan perwakilan dari Mercedes dan Red Bull, para steward sedang mempertimbangkan masalah ini dan akan mengumumkan keputusan mereka besok," demikian pernyataan FIA.

Diyakini bahwa bukti baru Mercedes termasuk rekaman dari kamera depan Verstappen yang tidak dirilis hingga Selasa, hampir 48 jam setelah balapan.

Berbicara setelah balapan, direktur balapan FIA Michael Masi telah mengakui bahwa ini "berpotensi" menjadi bukti yang menentukan. Jika petugas memutuskan bahwa buktinya meyakinkan, insiden itu akan ditinjau kembali dan Verstappen bisa berakhir dengan penalti.

Pada hari Kamis, Verstappen, yang saat ini memimpin 14 poin dari Hamilton, mengatakan dia "tidak terkejut" Mercedes telah mengajukan hak peninjauan tetapi ragu dia akan dihukum.

Keputusan Steward berpotensi memicu drama tambahan saat Formula 1 mengunjungi Sirkuit Losail untuk gelaran pertama Grand Prix Qatar akhir pekan ini.