Ducati Tidak Dianggap sebagai "Pabrikan MotoGP Italia Sebenarnya"
Max Biaggi menyindir Ducati dengan mengklaim Aprilia adalah satu-satunya pabrikan Italia di MotoGP.

Aprilia dianggap sebagai satu-satunya pabrikan Italia di MotoGP, sementara itu Ducati berpaspor "Jerman" karena kepemilikan Audi.
Klaim berani tersebut diungkapkan oleh Max Biaggi, mantan bintang MotoGP yang saat ini merupakan duta untuk Aprilia.
Biaggi menikmati karier Grand Prix dari tahun 1991 hingga 2005, di mana ia meraih empat gelar juara dunia 250cc antara tahun 1994 sampai 1997, sebelum naik ke kelas utama pada tahun 1998, dan memenangkan balapan debutnya di kelas 500cc dengan Honda.
Jadi rival utama Valentino Rossi pada tahun-tahun awal MotoGP, Biaggi membukukan 13 kemenangan kelas premier sebelum meraih gelar WorldSBK tahun 2010 dan 2012 bersama Aprilia.
Dalam sebuah wawancara dengan TNT Sport, Biaggi mengatakan bahwa hubungannya dengan Aprilia adalah sebuah kehormatan baginya, sambil juga menyindir Ducati.
“Saya telah menjadi duta Aprilia selama hampir 10 tahun, dan merupakan suatu kehormatan besar bagi saya untuk dikaitkan dengan pabrikan ini,” katanya. "Yang jujur saja merupakan satu-satunya pabrikan Italia di paddock ini, karena kita tahu Ducati adalah pabrikan Jerman karena kepemilikan Audi.
“Kami sangat bangga akan hal ini, dan Grup Piaggio telah melakukan pekerjaan yang luar biasa.”
Meskipun Ducati telah dimiliki oleh Audi sejak 2012, merek tersebut tetap berada di markas Borgo Panigale tempat didirikannya.
Ducati menikmati musim tersukses kedua dalam sejarah MotoGP tahun lalu, dengan memenangkan 17 dari 22 grand prix yang digelar.
Pabrikan Italia itu meraih ketiga gelar juara dunia, dengan Marc Marquez sebagai juara yang tak terbantahkan dengan 11 kemenangan Grand Prix dan 14 kemenangan Sprint Race.
Ducati belum terkalahkan dalam kejuaraan dunia sejak Francesco Bagnaia meraih gelar pertamanya pada tahun 2022.
Di sisi lain, Aprilia menikmati musim terbaiknya di MotoGP pada tahun 2025, karena muncul sebagai pesaing terkuat Ducati.
Pabrikan Noale ini meraih tiga kemenangan Grand Prix dengan Marco Bezzecchi dan satu kemenangan dengan pembalap Trackhouse, Raul Fernandez saat mereka menutup musim di posisi kedua klasemen pabrikan.
Dalam wawancara TNT yang sama, Biaggi menyatakan: “Sekarang motor ini tidak memiliki titik lemah. Sekarang tidak ada trek yang membuat kami takut.
“Kami selalu bisa berada di tiga besar, di lima besar. Dan bukan hanya dengan Marco Bezzecchi: Raul Fernandez juga telah menunjukkan bahwa motor ini bekerja dengan banyak pembalap.
Aprilia akan memulai musim 2026 pada 15 Januari di Milan.


