Memulai balapan dari posisi kelima, Jack Miller tidak bisa tampil maksimal dengan hanya finis kesembilan di MotoGP Qatar. Sempat berada di posisi kedua setelah start yang baik, perlahan Miller mulai kesulitan dengan degradasi ban, dan kehilangan banyak posisi.

Miller menderita masalah grip belakang saat mencoba meningkatkan kecepatannya setelah pemenang balapan Maverick Vinales menyalipnya, dan pada akhirnya finis di posisi kesembilan.

Hasil yang mengejutkan, karena pembalap Australia itu secara konsisten jadi salah satu pembalap tercepat sepanjang akhir pekan MotoGP Qatar baik dalam satu putaran ataupun saat balapan.

MotoGP 2021 - Qatar GP - Race Review - Maverick's perfect weekend

Berbeda dari Miller, rekan satu timnya, Francesco Bagnaia dan pembalap Pramac Ducati Johann Zarco tidak mengalami masalah serupa dan bisa mendampingi Vinales di podium. Jelang MotoGP Doha, yang merupakan balapan kedua di Losail, Miller berharap data yang dikumpulkan bisa memberinya solusi untuk balapan kedua di Qatar.

"GP Qatar tidak berjalan persis seperti yang saya harapkan. Setelah berada di puncak pada akhir latihan bebas dan setelah kualifikasi yang bagus, saya mengharapkan hasil yang lebih baik dalam balapan," kata Miller.

"Sayangnya, setelah start yang bagus, saya tidak bisa membalap seperti yang saya inginkan di bagian kedua kompetisi.

"Hal positifnya adalah sekarang kami memiliki feedback nyata tentang apa yang bisa terjadi dalam balapan, jadi kami akan menggarap data dari Minggu lalu untuk menemukan solusi yang akan memungkinkan saya untuk lebih kompetitif di GP Doha. Saya yakin itu kita bisa berjuang untuk hasil yang bagus. "