Indonesia melanjutkan persiapannya untuk menggelar Grand Prix balap motor pertamanya sejak Sentul pada medio dekade 1990-an. Kali ini, balapan akan digelar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Dengan target yang ditetapkan untuk homologasi Juni mendatang, FIM dan Dorna akan meninjau langsung lokasi pembangunan sirkuit setelah double-header pembuka musim di Sirkuit Internasional Losail, Qatar.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Mandalika Grand Prix Association (MGPA) melalui Head of Operation Sporting, Dyan Dilato, dalam Live Instagram Road to MotoGP yang berlangsung akhir pekan lalu.

“Hari Senin ini, Dorna dan FIM terbang langsung dari Qatar untuk melakukan inspeksi. Mereka sudah melihat treknya menggunakan Vlog (Drone), tapi mereka ingin melihat langsung. Jadi sebagai persiapan homologasi bulan Juni 2021, harus lebih dulu melakukan pre-track inspection,” ujar Dyan Dilato pekan lalu.

Ketika disinggung soal progress pembangunan Sirkuit Mandalika, mantan pembalap nasional itu mengatakan: “Kalau ditanyai soal presentasi pembangunan sirkuitnya, kita bisa bilang saat ini antara 55-60%.”

Dari update terbaru MGPA, proses pemasangan drainase sudah selesai, dan kini beralih ke pengerjaan concrete barrier. Dimulai dari pelapisan pertama (AC-Base) yang dimulai Februari lalu, dan masih ada dua lapisan lainnya, dan ditargetkan rampung Mei 2021.

“Pengaspalan lapisan pertama (AC-Base) pada Jumat, 26 Februari lalu masih berlanjut hingga Maret 2021. Pengaspalan lapisan kedua (AC-Binder) dan lapisan terakhir (Surface SMA) pun ditargetkan rampung pada bulan Mei 2021,” tulis MGPA dalam rilis resminya.

Sejauh ini, Mandalika sudah mengamankan jadwal balap di Superbike, yang akan menggelar putaran ke-11 musim 2021 tanggal 13-14 November, dengan tiga balapan digelar sepanjang akhir pekan.

Berbeda dengan WorldSBK, status Grand Prix Mandalika masih berada dalam status reserve, atau balapan cadangan. Yang berarti meski pembangunan dan homologasi sirkuit telah selesai, Indonesia masih belum pasti menggelar balapan MotoGP.

Namun dengan kondisi Covid-19 di yang belum membaik di berbagai negara, dan status Finlandia yang masih menunggu homologasi sirkuit KymiRing, kemungkinan masih terbuka lebar bagi Sirkuit Jalanan Mandalika akan menggelar balapan MotoGP tahun ini.

MGPA juga sudah melakukan pre-booking untuk 10.000 tiket pada bulan Januari lalu, dan diklaim sudah habis. Pertanda apakah MotoGP akan menyambangi Indonesia? Semoga saja.