Sam Lowes memulai pencarian titel Moto2 pertamanya dengan sempurna, di mana ia pulang dari Sirkuit Losail dengan 50 poin di kantung, berkat sapu bersih pada balapan double-header Qatar.

Namun berbeda dari balapan Qatar pertama, di Moto2 Doha Lowes dipaksa bekerja keras sampai finis untuk kemenangan keduanya setelah mendapat tekanan intens dari Remy Gardner.

Lowes memimpin sebagian besar balapan, tetapi selalu dibayangi oleh Gardner, yang mengerahkan segala upayanya untuk mengejar pembalap Elf Marc VDS, karena kedua pembalap itu menetapkan waktu tercepat mereka di lap terakhir.

Berbicara setelah kemenangan keduanya musim ini, Lowes berkata: "Kami memiliki tiga minggu di sini di gurun dengan kondisi yang sangat berubah. Itu jelas tidak mudah, tapi saya pikir kami menyimpan yang terbaik untuk yang terakhir.

"Itu adalah kecepatan balapan yang sangat cepat - tercepat yang kami miliki di Qatar dengan Moto2. Saya sangat senang dengan cara saya mendekati dua balapan ini, saya merasa diri saya telah meningkat dan bisa lebih santai dalam balapan."

Meskipun masih di awal musim, terlalu dini untuk memprediksi jalannya pertarungan titel, performa Lowes sejauh ini menunjukkan bahwa ia menjadi pembalap terbaik Moto2 saat ini.

"Saya tahu ini baru permulaan tahun, tapi ini awal yang sangat bagus. Memiliki seseorang di belakang saya semua balapan dan tidak membuat kesalahan sangat penting, dan itu akan memberi saya kepercayaan diri," kata Lowes.

"Ketika saya menang tahun lalu dan minggu lalu saya memiliki celah yang lebih besar jadi ini sedikit berbeda dan saya berhasil dengan baik dan merasa sangat nyaman.

"Saya menantikan untuk pergi ke Portugal dan bisa pergi ke sana dengan dua tangan (yang fit) kali ini! Tahun kondisinya tidak seperti itu. Kami mengalami beberapa minggu yang hebat, semua orang siap untuk pulang dan saya tidak bisa lebih bahagia untuk mengambil kembali 50 poin."

 

Comments

Loading Comments...