Penggunaan mesin MotoGP menjadi salah satu bahasan menarik sepanjang musim 2020 menyusul masalah katup Yamaha pada balapan pembuka musim di Jerez.

Selain membatasi pebalap M1 hanya 2 atau 3 dari 5 mesin yang diizinkan untuk sebagian besar musim lalu, dengan penyesuaian performa untuk memperpanjang umur mesin, Maverick Vinales terpaksa memulai dari pit lane di Valencia saat ia membutuhkan mesin keenam.

Untungnya, drama serupa tidak ditemukan sepanjang paruh awal MotoGP musim 2021.

Seperti yang ditunjukkan daftar berikut, sebagian besar pembalap MotoGP telah menggunakan 4 dari 7 mesin mereka untuk musim ini. Dengan Pol Espargaro (Repsol Honda) dan Franco Morbidelli (Petronas Yamaha) yang cedera hanya menjalankan 3 mesin selama 9 putaran.

Setelah tiga pebalap Yamaha kehilangan mesin setelah Jerez musim lalu, saat ini hanya empat pembalap, Alex Rins (Suzuki), Luca Marini (Ducati), Marc Marquez (Honda) dan Franco Morbidelli (Yamaha), yang salah satu mesinnya sudah ditarik, dan tidak dapat kembali dipakai.

Dari semuanya, Rins menjadi satu-satunya pembalap yang kehilangan dua mesin sejauh ini, dengan powertrain GSX-RR nomor 3 dan 4-nya sudah tidak bisa dipakai lagi.

Mesin 3 pertama kali dipakai saat pemanasan di Qatar dan mengalami kecelakaan balapan di Portimao, Jerez dan Le Mans sebelum akhirnya mengalami masalah terminal di trek lurus utama selama FP3 di Jerman. Sementara itu, mesin nomor 4 hanya diperkenalkan di Mugello dan tidak pernah dipakai sekalipun sebelum ditarik.

Tanpa adanya masalah yang jelas di trek, tidak jelas persis apa yang memicu Suzuki untuk menarik mesin #4 lebih awal. Namun diperkirakan itu karena masalah teknis yang muncul di luar mesin itu sendiri.

Alih-alih memakai powertrain baru, Rins kembali menggunakan mesin #1 dan #2 yang dipakainya pada awal musim untuk akhir pekan Jerman dan setelahnya di Assen. Rins tidak membalap di Catalunya karena cedera patah pergelangan tangan akibat kecelakaan sepeda.

Rekan satu timnya di Suzuki, Joan Mir, masih memiliki akses ke keempat mesin yang dipakai sejauh ini, dengan masing-masing dipakai selama akhir pekan GP Belanda di Assen baru-baru ini.

Aprilia, sekarang jadi satu-satunya pabrikan yang  memiliki konseksi teknis, diperbolehkan memiliki 9 mesin untuk tiap pembalap dengan modifikasi mesin yang tidak terbatas. Ini menjadi keuntungan dibandingkan pabrikan lain seperti Suzuki, Ducati, Yamaha, dan Honda tidak dapat merombak mesin karena pembekuan teknis COVID.

KTM, yang kehilangan konsesi karena kesuksesannya musim lalu, diizinkan untuk memperbarui mesinnya selama musim dingin (terutama untuk reabilitas karena memiliki dua mesin lebih sedikit tahun ini). Adapun desain mesin RC16 kemudian juga dibekukan hingga akhir tahun 2021.

Perencanaan mesin yang rumit untuk tim tahun ini adalah jumlah pasti dari putaran yang tersisa tidak diketahui. Pembaruan kalender terbaru mencantumkan 19 balapan yang direncanakan untuk musim ini, ditambah kemungkinan Argentina, yang masih ditunda ketimbang dibatalkan.

“Akan ada maksimal 20 balapan di musim 2021. Semua tanggal, balapan, dan kehadiran penonton tunduk pada evolusi pandemi dan persetujuan dari Pemerintah dan otoritas terkait membaca peringatan Dorna yang dilampirkan pada pembaruan kalender terbaru.

penggunaan mesin setelah motogp assen
pembalapmotormesin yang dipakaimesin yang ditarik
Alex RinsSuzuki4/72
Luca MariniDucati4/71
Marc MarquezHonda4/71
Franco MorbidelliYamaha3/71
Enea BastianiniDucati4/70
Johann ZarcoDucati4/70
Jack MillerDucati4/70
Jorge MartinDucati4/70
Francesco BagnaiaDucati4/70
Takaaki NakagamiHonda4/70
Pol EspargaroHonda3/70
Alex MarquezHonda4/70
Iker LecuonaKTM5/70
Brad BinderKTM4/70
Danilo PetrucciKTM5/70
Miguel OliveiraKTM4/70
Joan MirSuzuki4/70
Maverick VinalesYamaha4/70
Fabio QuartararoYamaha4/70
Valentino RossiYamaha4/70
Lorenzo SavadoriAprilia4/90
Aleix EspargaroAprilia4/90