Andrea Dovizioso akan menghadapi balapan MotoGP keduanya di Sirkuit Internasional Algarve akhir pekan ini, penampilan pertama bersama Yamaha di Portimao.

Pembalap Italia itu mengalami putaran Misano yang sulit meski ia mengklaim dua poin setelah berjuang untuk menemukan peningkatan signifikan dalam kondisi yang berubah-ubah.

Saat trek kering dan basah sepenuhnya, Yamaha menjadi lawan kuat bagi sebagian besar motor di grid. Namun, kondisi lembap atau setengah kering menjadi masalah utama sepanjang musim, dan itu tidak hanya dialami Dovizioso, begitu juga Fabio Quartararo yang memenangi gelar 2021.

Beruntung bagi Yamaha dan Dovizioso, putaran kedua terakhir dari musim 2021 akhir pekan ini diperkirakan akan benar-benar kering yang memberi kesempatan lebih kepada pembalap Italia itu untuk mengulangi kinerja yang lebih kuat di COTA.

Dovizioso, yang memiliki pengalaman lebih sedikit di sekitar Portimao dibandingkan sebagian besar grid saat ini, akan menghadapi trek roller-coaster untuk pertama kalinya dengan YZR-M1 yang dimenangi oleh Quartararo April lalu.

"Sirkuit Internasional Algarve adalah trek yang sangat unik dan saya sebenarnya tidak tahu seperti apa Yamaha M1, terutama karena kami masih mempelajari pengaturan baru dengan motornya," tambah Dovizioso.

“Saya sangat tertarik untuk melihat apakah kami bisa lebih kompetitif di Portimao, karena di Misano kami tidak memiliki kemungkinan untuk melakukannya mengingat kondisi lintasan yang berubah. Saya berharap untuk membuat langkah maju karena sulit untuk bertarung saat ini.

“Saya juga berharap kami memiliki kondisi yang baik di Free Practice, karena kami membutuhkan ini untuk terus membuat kemajuan dan menyelesaikan lebih banyak lap dengan motor.”