Sprint Race F1 akan memulai debutnya di Grand Prix akhir pekan ini, sebagai bagian dari format akhir pekan baru untuk menciptakan hal menarik lainnya dalam rangkaian akhir pekan.

Hasil dari balapan pendek 100km tersebut akan menentukan grid untuk balapan utama hari Minggu, dengan sesi kualifikasi F1 dipindahkan ke Jumat untuk menetapkan posisi start Sprint Race 1, yang berlangsung pada Sabtu sore.

Poin yang diberikan hanya terbatas ke tiga finisher teratas (3,2,1), sedang pemenang Sprint Race akan secara resmi dikreditkan dengan pole position untuk balapan utama hari Minggu.

LIHAT JUGA: Format Sprint Race F1 dijelaskan, dan bagaimana pandangan tim

Sudah diumumkan bahwa tidak akan ada upacara podium tradisional setelah Sprint Race, dengan Formula 1 ingin tidak mendevaluasi grand prix utama pada hari Minggu.

Sebagai gantinya, F1 mengkonfirmasi bahwa sentuhan klasik akan kembali untuk perayaan pasca-balapan, dengan tiga pembalap teratas masing-masing mendapatkan karangan bunga yang dirancang secara unik.

Tiga teratas juga akan melakukan parade putaran di sekitar Silverstone yang penuh sesak setelah balapan, meskipun detail yang tepat tentang bagaimana perayaan akan terlihat dijaga ketat oleh F1.

“F1 Sprint adalah format yang benar-benar baru dan menarik, jadi kami merasa penting untuk menghadirkan momen pasca-balapan yang sama spesialnya,” jelas Alex Molina, Direktur Event Spectacle di Formula 1.

“Momen ini mengakui tujuh dekade sejarah dalam olahraga dan menggabungkannya dengan sentuhan modern – sangat mirip dengan Sprint itu sendiri.”

Karangan bunga Laurel yang diberikan kepada tiga finisher teratas adalah hal reguler dari F1 di masa lalu, meskipun tradisi memudar pada pertengahan 1980-an karena sponsor tidak senang dengan logo mereka yang diblokir di foto.

Sementara untuk saat ini, pembalap F1 mendapatkan topi Pirelli di podium yang dihiasi dengan sulaman kemenangan emas untuk melengkapi trofi mereka.