Ferrari memangkas keunggulan McLaren dalam perebutan posisi ketiga kejuaraan konstruktor menjadi hanya 3,5 poin setelah Grand Prix Amerika Serikat. Pada balapan di Circuit of The Americas tersebut, Charles Leclerc dengan nyaman finis keempat, unggul 20 detik dari Daniel Ricciardo di urutan kelima.

Hasil ini muncul setelah keunggulan yang cukup telak di Istanbul Park, setelah sebelumnya membuntuti McLaren dalam hal kecepatan di Monza dan Sochi.

Perubahan momentum ini tidak lepas dari upgrade Power Unit yang pertama kali dipakai Leclerc di Rusia, dan ia percaya bahwa pembaruan yang dibawa dari Maranello menjadi kunci dari peningkatan performa ketimbang kecocokan sirkuit dengan SF21.

“Perbedaan antara McLaren dan kami sangat sangat kecil, jadi jelas ketika kami memasang mesin baru, kami memperoleh sedikit keuntungan, tetapi itu cukup untuk menempatkan kami di posisi terbaik,” kata Leclerc.

“Meskipun 2021 adalah musim di mana kami fokus pada 2022, kami masih memiliki dua atau tiga peningkatan tahun ini yang mendorong kami untuk tampil lebih baik setiap saat, jadi ya itu tergantung pada dua atau tiga peningkatan yang kami bawa tahun ini.”

Carlos Sainz berpikir upgrade Ferrari telah memastikan bahwa McLaren tidak dapat melenggang dengan posisi ketiga kejuaraan setelah membangun keunggulan yang cukup besar setelah finish 1-2 di Monza pada bulan September.

"Saya setuju dengan Charles," tambah Sainz. “Tahun ini sangat ketat dengan McLaren, mereka berada di atas angin di beberapa sirkuit dan saya pikir mereka masih akan unggul di beberapa sirkuit yang tersisa musim ini.

"Tetapi yang penting adalah kami telah menempatkan diri kami berada di posisi yang lebih baik berkat upaya di pabrik, dan memungkinkan kami menempatkan diri kami pada posisi untuk bertarung hingga balapan terakhir.

“Mungkin di Sochi dan Monza Anda akan berpikir mereka adalah favorit yang jelas sampai akhir, sekarang sepertinya kami akan memiliki peluang bagus dan menyelesaikan musim dengan kuat.”