Perjudian Valtteri Bottas dengan ban lunak terbayar saat ia menggeser Max Verstappen, yang memakai ban Medium dari posisi teratas dalam perjalanan menuju Tikungan 1 Sprint Qualifying F1 GP Sao Paulo.

Dari sana, Bottas mengontrol balapan dan menahan Verstappen untuk memastikan pole position balapan utama, dan mengklaim tiga poin maksimal untuk mempertahankan keunggulan Mercedes atas Red Bull di klasemen konstruktor.

Verstappen juga kehilangan posisi dari Carlos Sainz yang melakukan langkah besar ke Descida do Lago saat Verstappen melebar. Namun, pembalap Belanda itu melawan untuk merebut posisi kedua dari Sainz menggunakan DRS tiga lap kemudian.

Verstappen memburu Bottas tetapi akhirnya finis kedua dengan selisih satu detik, mendapatkan dua poin tambahan yang membuatnya memperpanjang keunggulan kejuaraannya atas Hamilton menjadi 21 poin.

Sainz melakukan pertahanan luar biasa untuk menahan Red Bull dari Sergio Perez dalam pertarungan brilian memperebutkan tempat ketiga.

Namun performa "Driver of The Day" dari balapan Sprint Qualifying layak disematkan ke Lewis Hamilton, yang tampil menggila dengan menyalip 15 pembalap hanya dalam 24 lap saat ia pulih dari start belakang grid untuk finis kelima.

Hamilton memastikan posisi tersebut lewat manuver berani terhadap Lando Norris untuk merebut tempat kelima pada lap kedua dari belakang, satu dari banyak manuver yang dilakukannya sepanjang balapan.

Hasil ini membatasi kerusakan pada harapan gelar yang memudar, dengan juara dunia tujuh kali itu akan memulai grand prix hari Minggu dari posisi 10 setelah penalti lima grid diterapkan setelah penggantian ICE.

Norris, yang tengah berulang tahun, menempati urutan keenam di depan pebalap Ferrari Charles Leclerc, sementara start yang buruk membuat Pierre Gasly turun dari urutan kelima menjadi kedelapan.

Esteban Ocon dan Sebastian Vettel melengkapi 10 besar masing-masing untuk Alpine dan Aston Martin.