Meski sempat turun ke urutan keempat setelah melebar ke gravel di Tikungan 4, Max Verstappen bangkit untuk mengklaim kemenangan krusial di Barcelona setelah Charles Leclerc harus menepi dari posisi puncak karena masalah teknis pada mobil.

Kemenangan ketiga beruntun untuk Verstappen, ditambah dengan masalah mesin Leclerc, membuat pembalap Belanda itu memimpin klasemen dengan keunggulan enam poin setelah enam putaran.

Sergio Perez membuat Red Bull menjadi 1-2, namun dipaksa memainkan peran tim setelah diminta untuk melepaskan keunggulan setelah Leclerc mundur dari balapan.

Melengkapi podium di posisi ketiga adalah pebalap Mercedes George Russell, yang terlibat pertarungan roda-ke-roda yang mendebarkan dengan Verstappen.

Pembalap Inggris itu berhasil menahan Verstappen selama beberapa waktu sampai akhirnya Max unggul menyusul pit kedua Russell.

Max Verstappen (NLD) Red Bull Racing RB18 and George Russell (GBR) Mercedes AMG F1 W13 battle for position. Formula 1

Rekan setimnya di Mercedes, Lewis Hamilton, menampilkan performa brilian untuk pulih dari insiden dengan Kevin Magnussen selepas start untuk finis kelima di belakang pembalap Ferrari Carlos Sainz.

Lewis sebenarnya bisa finis keempat setelah melewati Sainz pada tahap penutupan, namun ia diminta untuk menjaga mobilnya di lap terakhir untuk menghindari risiko DNF.

Valtteri Bottas finis keenam untuk Alfa Romeo, di depan Esteban Ocon dari Alpine dan Lando Norris dari McLaren, yang melaju kencang untuk mengambil posisi kedelapan meskipun berjuang dengan penyakit.

Jagoan tuan rumah Fernando Alonso juga tampil luar biasa untuk finis kesembilan setelah eliminasi Q1 dan mengambil penalti mesin yang membuatnya berada di belakang grid. Yuki Tsunoda mengamankan poin terakhir yang ditawarkan untuk AlphaTauri dengan finis di urutan ke-10.

Masalah reabilitas Leclerc mengubah plot balapan

Charles Leclerc (MON) Ferrari F1-75 pushed back in the pits and retired from the race. Formula 1 World Championship, Rd 6,

Leclerc tampaknya berjalan menuju kemenangan yang nyaman sampai tiba-tiba kehilangan tenaga dari mobilnya pada Lap 27.

“Tidak, tidak apa yang terjadi. Kehilangan tenaga!” Leclerc mengeluh melalui radio tim sebelum memarkirkan mobilnya di pit-lane dengan perasaan kecewa.

Leclerc memimpin 19 poin dalam kejuaraan menjelang akhir pekan tetapi DNF pertamanya musim ini membuat keunggulannya menguap dan berubah menjadi defisit enam poin.

Ini merupakan plot-twist yang dramatis dari balapan karena sebelumnya Verstappen melebar di Tikungan 4 pada Lap 9, dan mengalami masalah DRS yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya saat bertarung melawan Russell.

Namun saat Leclerc menepi, Verstappen ada di sana untuk memaksimalkan nasib buruk rival utamanya, meski ada sedikit bantuan dari Perez yang memainkan permainan tim untuk memberi posisi teratas dan kemenangan.