Jorge Martin: Perburuan Gelar MotoGP Tiga Arah 'Kian Jelas'
Jorge Martin menambahkan Marco Bezzecchi sebagai kandidat utama dalam pertarungan gelar MotoGP yang juga melibatkan dirinya dan Marc Marquez.

Jorge Martin meyakini bahwa perebutan gelar MotoGP 2026 kini menjadi pertarungan tiga arah antara dirinya, Marc Marquez, dan rekan setimnya di Aprilia, Marco Bezzecchi.
Meskipun secara matematis masih ada delapan pembalap yang berpeluang, Martin menganggap ketiga pembalap terdepan sebagai penantang yang realistis untuk meraih gelar juara.
Pembalap Spanyol itu memegang keunggulan dua poin atas juara bertahan dari tim Ducati, Marquez, menjelang Grand Prix Australia di Phillip Island akhir pekan ini.
Akan tetapi, Bezzecchi meraih poin lebih banyak daripada keduanya di Mandalika, sehingga kini ia hanya tertinggal 46 poin dari posisi puncak, dengan lima putaran tersisa dan total maksimal 185 poin yang masih bisa diperebutkan.

“Setelah di Indonesia, kini semakin jelas bahwa kejuaraan ini akan diperebutkan oleh tiga pembalap teratas,” ujar Martin.
“Kami tiba di Australia dengan selisih poin di klasemen pembalap yang kian ketat, jadi kami harus terus bekerja keras dan tetap percaya pada upaya yang dilakukan oleh semua orang di Aprilia maupun di dalam tim.”
Seperti Marquez, Martin melewatkan putaran Phillip Island tahun lalu karena cedera.
Itu berarti, sama seperti di Mandalika, Martin belum memiliki pengalaman sebelumnya mengendarai RS-GP di sirkuit legendaris Australia tersebut, yang menggelar balapan MotoGP terakhirnya.
“Ini akan menjadi pengalaman pertama saya mengendarai RS-GP di sirkuit yang begitu istimewa seperti Phillip Island,” ujar Martin. “Saya yakin tim saya dan saya sendiri akan melakukan pekerjaan yang luar biasa dan memberikan perpisahan yang layak bagi sirkuit ini.”

Saat Martin dan Marquez menyaksikan balapan Phillip Island tahun lalu melalui televisi, Aprilia memenangkan Sprint lewat Bezzecchi dan Grand Prix lewat Raul Fernandez.
Padahal, Bezzecchi mungkin saja bisa meraih kemenangan ganda di Phillip Island seandainya ia tidak harus menjalani penalti double long lap akibat insiden tabrakan dengan Marquez di Indonesia.
Akhir pekan Mandalika kemarin sempat diwarnai insiden tikungan pertama antara Bezzecchi dan Fernandez di Sprint Race, keduanya menebus kesalahan tersebut dengan memimpin dominasi Aprilia yang menempati empat posisi teratas dalam balapan Grand Prix.
“Saya sangat senang bisa menuju Phillip Island,” ujar Bezzecchi. “Sayang sekali ini akan menjadi kunjungan terakhir kita di sana, tetapi saya gembira bisa kembali menunggangi motor.
"Saya sudah tidak sabar, apalagi setelah hari Minggu yang luar biasa di Indonesia.”

Team order
Terlepas dari komentar Martin, Aprilia telah mengisyaratkan bahwa tidak akan ada instruksi tim selama para pembalapnya masih memiliki peluang secara matematis.
Dua pembalap Trackhouse, Ai Ogura dan Raul Fernandez, saat ini masing-masing tertinggal 96 poin dan 119 poin.
Ogura akan tetap berada dalam batas "peluang matematis" apa pun yang terjadi di Phillip Island, sementara Fernandez harus menjaga selisih poinnya agar tidak lebih dari 148 poin dari posisi puncak pada Minggu malam.

















