Formula 1 menikmati musim 2021 yang menegangkan dan penuh aksi saat Max Verstappen dan Lewis Hamilton saling berhadapan dalam pertarungan antar-tim pertama dalam satu dekade, yang diakhiri dengan pertarungan pemenang-mengambil-semuanya di Abu Dhabi.

Verstappen akhirnya mengalahkan Hamilton untuk memenangkan gelar juara dunia pertamanya dalam situasi kontroversial, membuat penggemar memiliki ekspektasi tinggi untuk musim F1 2022 yang akan datang.

Perombakan ekstensif pada aturan teknis, termasuk pengenalan mobil generasi baru, berpotensi menghasilkan reset total pada 2022, membuat gambaran kompetitif yang tidak diketahui.

Namun, Crash.net merasa kelima pembalap ini memiliki peluang terbaik untuk bertarung memperebutkan gelar juara dunia pada musim F1 2022, siapa saja?

1. Lewis Hamilton

3009141.0064.jpg

Mengambil asumsi jika Hamilton kembali ke grid F1 tahun ini, kami yakin juara dunia tujuh kali itu akan kembali dengan motivasi tinggi, bertekad untuk membalas sakit hatinya setelah kehilangan gelar tahun lalu secara kontroversial.

Jika Hamilton dapat menyalurkan kemarahannya menjadi sesuatu yang positif, dan Mercedes kembali memberinya paket kompetitif, jelas pembalap 37 tahun itu akan menjadi sosok yang sangat berbahaya pada 2022.

Usia sepertinya tidak akan menjadi masalah bagi Hamilton mengigat dia masih mampu menghasilkan beberapa penampilan terbaiknya di tahun 2021, khususnya pada paruh kedua musim.

Hamilton telah menunjukkan berkali-kali bahwa dia tidak bisa dicoret begitu saja saat segala sesuatunya lebih sulit. Memang, pembalap Inggris itu terkadang harus berusaha lebih keras untuk menggapai kemenangan, comeback fenomenal di Interlagos 2021 bisa dijadikan contoh sempurna.

Perombakan regulasi 2022 tidak diragukan lagi akan menjadi ancaman terbesar bagi supremasi Mercedes baru-baru ini, tetapi brand Jerman berhasil tetap di atas melalui perubahan aturan signifikan terakhir F1 pada 2017.

Melihat semua faktor di atas, rasanya masuk akal jika menempatkan Hamilton sebagai favorit kami untuk menang dan menyegel gelar dunia kedelapan yang memecahkan rekor.

2. Max Verstappen

XPB_1116439_HiRes.jpg

Sebagai juara dunia bertahan, Verstappen jelas memasuki musim F1 2022 sebagai salah satu favorit juara.

Musim kemenangan gelar pembalap Red Bull tahun lalu digarisbawahi dengan performa yang sangat konsisten, di mana dia mampu mempertahankan performanya sepanjang 22 balapan tahun 2021.

Verstappen kini telah membuktikan bahwa dia bisa mengatasi tekanan pertarungan kejuaraan dunia dan mencapai prestasi langka mengalahkan Hamilton dalam pertarungan gelar head-to-head.

Di usianya yang baru 24 tahun, masih ada ruang untuk peningkatan Verstappen yang mungkin belum mencapai puncaknya di F1, jelas bukan hal yang tidak menyenangkan bagi para pesaingnya.

Namun, perlu dilihat apakah Red Bull mampu menghasilkan paket pemenang meski sepenuhnya fokus pada upaya agresifnya tahun lalu untuk menggulingkan dominasi Mercedes-Hamilton, yang berujung pada gelar pembalap pertama sejak 2013.

Jika memang benar itu adanya, Verstappen jelas akan kembali muncul sebagai salah satu protagonis gelar, dan bukan tidak mungkin pertarungan epic melawan Hamilton terulang di musim F1 2022.

3. Charles Leclerc

XPB_1100337_HiRes.jpg

Ferrari memang tidak mau sesumbar soal peluangnya kembali ke jalur kemenangan pada 2022, namun ada rasa optimisme nyata yang muncul di Maranello, khususnya dengan Mercedes dan Red Bull menghabiskan musim lalu bertarung untuk gelar.

Meski kalah dari Carlos Sainz musim lalu, kami justru menempatkan Charles Leclerc sebagai harapan utama Scuderia untuk meraih gelar F1 2022.

Leclerc sudah memiliki dua kemenangan Grand Prix dan sembilan pole position atas namanya, dan pembalap Monaco itu sekarang jauh lebih matang ketimbang saat dia pertama tiba di Maranello tahun 2019.

Meski kalah dari Carlos Sainz tahun lalu, Leclerc masih menampilkan performa luar biasa dan konsisten sepanjang musim 2021. Salah satu yang paling menonjol adalah 

Leclerc terus membuktikan bakatnya yang luar biasa baik dalam satu putaran dan di balapan, yang terakhir disorot di Silverstone, di mana ia nyaris kehilangan kemenangan dengan drive yang brilian meskipun berjuang melawan masalah mesin.

Jika dia bisa mengatasi kecenderungannya untuk mendorong terlalu keras dan membuat kesalahan aneh - seperti kecelakaan kualifikasi di Monaco - Leclerc memiliki semua potensi untuk menjadi juara dunia.

4. Fernando Alonso

3008294.0064.jpg

Aspirasi gelar Fernando Alonso akan sepenuhnya bergantung pada paket yang diberikan Alpine kepadanya, namun berdasarkan performa menawan El Nino musim lalu, dan bagaimana peta kekuatan dari tiap tim masih sangat abu-abu, kami menempatkan pembalap Spanyol sebagai salah satu unggulan.

Dengan dua gelar dunia atas namanya dan banyak pengalaman dalam pertarungan kejuaraan selama bertahun-tahun, keinginan dan rasa lapar telah lama ada di sana bagi Alonso untuk menggapai gelar ketiga yang selalu menghindarinya.

Meski sudah memasuki kepala empat, Alonso membuktikan bahwa dia belum kehilangan magisnya dengan beberapa penampilan luar biasa selama musim comeback yang kuat, dengan podium di Qatar menjadi sorotan utama.

Alpine berharap pengenalan mobil baru yang telah dikembangkannya selama dua tahun terakhir, bersama dengan aturan teknis baru, dapat mendorong tim lebih dekat ke garis depan.

Jika skuad Anglo-Prancis bisa memberikan Alonso mobil yang tepat, tidak diragukan lagi dia memiliki kemampuan untuk menjadi salah satu penantang gelar. Akankah 'El Plan' membuahkan hasil?

5. George Russell

Dengan asumsi Mercedes berhasil mengembangkan mobil kompetitif memasuki era baru F1, George Russell dapat menemukan dirinya menantang untuk kejuaraan dunia di musim pertamanya mengemudikan mobil papan atas.

Russell telah menunjukkan kecepatan luar biasa selama satu putaran berkat penampilan kualifikasi yang dibintanginya untuk backmarker Williams selama tiga tahun terakhir.

Pada satu penampilan sebelumnya untuk Mercedes, ketika ia menggantikan Hamilton di Grand Prix Sakhir 2020, Russell mengungguli rekan setimnya Valtteri Bottas dan nyaris mencetak kemenangan Grand Prix pertama yang luar biasa.

Bagaimana Russell menangani tekanan untuk menemukan dirinya dalam sorotan lebih dari sebelumnya di Mercedes, khususnya bagaimana dia berhadapan dengan Hamilton, akan menjadi salah satu satu alur cerita yang paling menarik untuk diikuti pada tahun 2022.

Kita memang belum pernah melihat Russell bertarung untuk gelar, namun jika dia dapat mencapai level yang diyakini banyak orang, pembalap 23 tahun itu jelas menjadi kuda hitam untuk musim F1 2022.

Selain kelima pembalap di atas, masih ada lagi nama lain yang patut diperhatikan seperti Carlos Sainz (Ferrari), duo McLaren Lando Norris dan Daniel Ricciardo, dan Sebastian Vettel (Aston Martin) juga bisa menemukan dirinya dalam pertarungan gelar F1 2022.