Fernando Alonso menutup akhir pekan F1 GP Australia di tempat ke-17, yang terlihat menjadi sebuah skenario 'apa yang akan terjadi jika' mengingat rentetan kesialannya sepanjang akhir pekan Albert Park.

Semuanya dimulai dari kualifikasi hari Sabtu, di mana Alonso berpeluang menantang Charles Leclerc untuk pole sementara sebelum masalah hidrolik pada girboks membuatnya melintir di Tikungan 11.

Kemudian saat balapan, pembalap Spanyol itu berada dalam 10 besar dengan ban Hard namun Safety Car yang tidak tepat waktu merusak strateginya. Alhasil, ia tercecer di luar poin sebelum dipaksa kembali pit karena ban yang sudah haus.

Balapan Albert Park menjadi DNF kedua Alonso dari tiga balapan terakhir, sebelumnya ia menepi di Arab Saudi ketika berada di trek untuk finis keenam.

“Yah, saya pikir kami sangat tidak beruntung dengan Safety Car, pada Lap 20 atau 22. Safety Car masuk dan jelas kami mencari P6 dan P7 yang merupakan comeback yang hebat tetapi dengan Safety Car itu semua orang berkumpul kembali, dan balapan kami hilang,” jelas Alonso.

“Safety Car kedua atau Virtual Safety Car saat kami pit hanya untuk mengganti ban, tetapi jelas terlalu dini untuk menyelesaikan balapan dengan warna kuning, dan kami bertaruh untuk itu.

"Tetapi saya pikir pembunuhnya adalah mobil pengaman pertama, jadi ini adalah sedikit… Saya tidak bisa berkata-kata karena saya pikir kami melakukan akhir pekan besar di Saudi dan di sini khususnya dan kami memiliki nol poin dalam dua balapan.”

Alonso, dengan gaya sarkasnya yang khas, mengatatakan setelahnya bahwa dia akan "sangat beruntung" di sisa tahun ini setelah nasib buruk dari dua balapan awa

“Ya, jelas itulah masalahnya bahwa tidak ada jaminan bahwa kami cepat di akhir pekan. Dan ketika kami cepat, semuanya terjadi di mobil kami atau di pihak kami, jadi ini gila, tetapi dengan tiga putaran berlalu, sangat sial jadi saya kira pada 20 putaran berikutnya kita akan sangat beruntung jadi kita lihat saja nanti,” tambahnya.

Poin lainnya untuk Esteban Ocon

Esteban Ocon melanjutkan rekor 100 persennya dalam mencetak poin dengan P7 di Grand Prix Australia.

Pembalap Prancis tampak kesulitan mengimbangi kecepatan rekan setimnya Alonso sepanjang akhir pekan, hanya berada di urutan kedelapan di grid ketika pembalap Spanyol itu menjadi penantang lima besar.

Ocon terjebak di belakang pebalap Alex Albon Williams karena ia tidak mampu menantang duet McLaren Lando Norris dan Daniel Ricciardo, khususnya Ricci yang kehilangan tenaga pada tahap akhir balapan.

Merefleksikan balapan, Ocon berkata: “Saya tidak senang seperti di beberapa balapan terakhir. Saya pikir lebih banyak yang bisa terjadi akhir pekan ini.

"Saya pikir ada kereta mobil yang cukup besar sehingga kami terjebak di belakang, ada lebih banyak kecepatan yang tersedia untuk kami dan pada akhirnya itu disayangkan karena saya pikir lima besar bisa saja terjadi.

“Akhir pekan yang sulit tetapi Anda tahu untuk menyelesaikan P7 masih merupakan hasil yang sangat kuat dan saya pikir ada banyak pengetahuan yang bisa kita ambil.”

Ocon senang Alpine tetap kompetitif di Albert Park, menyoroti bahwa Alpine bisa kompetitif di berbagai sirkuit.

“Saya pikir dalam hal itu kami tampaknya kompetitif setiap akhir pekan, kami tampaknya konsisten jadi itu bagus. Jelas, itulah yang kami inginkan dan mendorong mobil pada batasnya setiap kali dan mencoba hal-hal baru seperti yang telah kami lakukan akhir pekan ini, Anda tahu terkadang Anda mundur selangkah tapi setidaknya Anda tahu, itulah yang telah kami lakukan. ”

Alpine duduk di urutan kelima dalam kejuaraan konstruktor, dua poin di belakang McLaren.