Porsche Mengungkap Livery Retro untuk Putaran Final Formula E
Porsche telah menyiapkan livery istimewa untuk putaran final Formula E di London.

Porsche telah memamerkan livery khusus untuk balapan penutup musim Formula E di London akhir pekan ini, yang mengambil referensi dari mobil balap legendaris mereka dari ajang ketahanan.
Porsche memiliki sejarah panjang yang kaya di dunia motorsport dengan beberapa livery ikoniknya, termasuk konsep 'Pink Pig' yang pernah digunakan dalam berbagai disiplin balap selama bertahun-tahun.
Namun, untuk menutup musim Formula E 2025/26, tim ini menghadirkan kembali tampilan 'Rothmans', yang terinspirasi oleh Porsche 959 dari Reli Dakar 1986 serta mobil prototipe Grup C yang mendominasi—yaitu 956 dan 962C—yang masing-masing mencatatkan dua kemenangan keseluruhan di ajang 24 Hours of Le Mans (masing-masing pada tahun 1982 & 1983, serta 1986 & 1987).
Tampilan ini juga akan terasa familier bagi penggemar F1 era 90-an, mengingat Williams pernah menggunakan desain serupa saat meraih gelar juara bersama Damon Hill dan Jacques Villeneuve pada tahun 1996 dan 1997.

Porsche telah mengunci gelar juara konstruktor pada balapan sebelumnya di Tokyo, dan kini bersaing untuk meraih gelar juara di kategori tim maupun pembalap.
Porsche tiba di London dengan menempati posisi kedua di kategori tim, tertinggal 14 poin dari Jaguar yang memimpin klasemen. Meski masih memiliki peluang, baik Andretti maupun Mahindra membutuhkan kesialan besar yang menimpa kedua tim teratas tersebut untuk bisa merebut gelar juara dari salah satu pabrikan itu.
Pascal Wehrlein dan Nico Müller sama-sama masih berpeluang meraih gelar juara pembalap, namun Müller membutuhkan performa yang nyaris sempurna sepanjang akhir pekan untuk bisa merebut gelar tersebut, mengingat ia saat ini tertinggal 44 poin dari pemuncak klasemen dan berada di posisi kedelapan.

Namun, Wehrlein memiliki peluang yang jauh lebih realistis untuk meraih gelar juara; ia menempati posisi ketiga dalam klasemen dan hanya tertinggal lima poin dari Jake Dennis.
Meski demikian, performa Wehrlein sempat menurun dalam beberapa pekan terakhir - ia hanya mencetak poin satu kali dalam empat akhir pekan balapan terakhir—walaupun catatan tersebut mencakup kemenangan pada balapan pertama dari dua seri di Shanghai.
Sebagai juara musim 2023-2024, Wehrlein memiliki rekam jejak yang kuat di sirkuit London ExCel, yang menjadi tuan rumah kejuaraan ini untuk terakhir kalinya sebelum Brands Hatch mengambil alih peran sebagai lokasi baru Formula E di Inggris pada era Gen4.
















