Poin di Zandvoort, Alonso Puji Reaksi Cepat Aston Martin
Fernando Alonso meraih poin untuk kali kedua musim ini di Grand Prix Belanda.

Fernando Alonso memuji Aston Martin kecepatan mereka dalam mengambil keputusan strategi yang membantunya meraih poin di Grand Prix Belanda.
Alonso bangkit dari akhir pekan yang sulit di Zandvoort dengan merangsek naik dari posisi ke-18 di grid Formula 1 untuk finis kesembilan; hasil ini menjadi pencapaian terbaik Aston Martin musim ini setelah sebelumnya lebih banyak berkutat di barisan belakang.
Hasil tersebut diraih pada akhir pekan saat Honda membawa peningkatan Power Unit, meski dianggap tidak memadai oleh Alonso ataupun rekan setimnya, Lance Stroll.

Saat strategi terbagi antara dua pit ataupun tiga pit diterapkan saat intervensi Virtual Safety Car mengubah jalannya balapan, Aston Martin justru hanya memberi Alonso satu pit-stop, sebuah keputusan yang memberinya keuntungan posisi trek.
"Itu bukan rencananya," ujar Alonso. "Menurut saya, rencananya adalah melakukan dua pit-stop dan mengikuti strategi yang lebih konvensional.
"Namun, terkadang kita perlu sedikit menyimpang dari kebiasaan umum; saat terjebak di tengah lalu lintas pembalap lain, kita tidak bisa memaksimalkan potensi kita.
"Kami lebih cepat di tikungan dibandingkan pembalap di depan, namun lebih lambat di trek lurus, sehingga kami tertahan di belakang mereka.
"Jadi, begitu kami memiliki lintasan kosong di depan, kami berusaha memanfaatkannya. Meskipun itu bukan performa atau strategi yang paling optimal, itulah yang kami lakukan hari ini."

Ini adalah poin kedua yang didapat Alonso dan Aston Martin musim ini, setelah sebelumnya di Grand Prix Monako yang kontroversial, yang sebagian besar disebabkan oleh banyaknya DNF di balapan tersebut.
Saat ditanya apakah hasil ini memang layak didapatkan, ia menambahkan: "Ya, menurut saya begitu.
"Saya rasa kami meraih satu poin di Monako saat ada sembilan pembalap yang gagal finis (DNF), sedangkan hari ini kami meraih dua poin. Jadi, menurut saya hasil ini memang layak kami dapatkan."
"Mungkin di Budapest, kami bisa tampil sedikit lebih baik. Hal ini bergantung pada karakteristik masing-masing sirkuit, khususnya seberapa banyak trek lurus yang ada.
"Jadi, saya tidak berharap kami akan kompetitif di Monza, tetapi mungkin di sirkuit lain kami punya peluang untuk meraih poin."















