Christian Horner Meluruskan Rumor Comeback F1 dengan Ferrari
Christian Horner meluruskan rumor mengenai kemungkinan kembali ke F1 bersama Ferrari.

Christian Horner meluruskan rumor yang menghubungkannya dengan Ferrari, dan menjelaskan situasinya untuk kembali ke Formula 1.
Baru-baru ini, Horner mengatakan kepada The Times bahwa pekerjaan teratas di Ferrari merupakan "impian" dan menjadi satu-satunya peran yang dipertimbangkannya tanpa melibatkan kepemilikan dalam sebuah tim.
Horner, yang dipecat Red Bull Juli tahun lalu, sebelumnya menjelaskan bahwa ia hanya ingin kembali ke paddock F1 jika ada kesempatan memiliki kepemilikan saham tim.
Komentar mantan bos Red Bull tersebut kepada The Times soal Ferrari justru mengisyaratkan hal berbeda, dan memanaskan spekulasi yang berkembang luas seputar masa depan Team Principal Scuderia saat ini, Fred Vasseur.

Tapi, dalam sebuah wawancara baru dengan The Guardian, Horner kemudian mengklarifikasi pendiriannya mengenai kedua topik tersebut.
"Fred Vasseur adalah sosok yang berpengalaman. Ia telah melakukan pekerjaan yang cukup baik. Akan tetapi, saya - lebih dari siapa pun - memahami tekanan dalam mengelola organisasi yang kompetitif. Komentar saya telah disalahartikan konteksnya," ujar Horner kepada The Guardian.
"Ferrari adalah merek terbesar di F1, ini adalah tim yang paling bersejarah. Namun, saya telah mengumpulkan modal yang luar biasa untuk mendukung langkah saya berikutnya di ajang ini. Langkah tersebut harus melibatkan kepemilikan, sementara Ferrari tidak akan menjual sahamnya."
Horner menambahkan: "Saya senang berada di luar dunia olahraga ini dan melihat peluang apa yang mungkin muncul dalam beberapa bulan atau tahun ke depan.
"Kembali bukanlah suatu keharusan. Saya hanya akan kembali jika ada kesempatan yang tepat, bersama orang-orang yang memiliki pemikiran serupa dan berambisi untuk menang. Saya tidak akan pernah kembali hanya sekadar untuk berpartisipasi."

Horner menerima kompensasi dalam jumlah yang sangat besar setelah kepergiannya dari Red Bull, mengingat kontraknya masih menyisakan masa berlaku selama enam tahun.
Ferrari mengambil langkah yang tidak biasa dengan secara terbuka memberikan dukungan kepada Vasseur di tengah berbagai rumor yang beredar, sementara para pembalap, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, juga menegaskan bahwa pria asal Prancis tersebut adalah sosok yang tepat untuk posisi itu.















