Quartararo Klaim Yamaha V4 Belum Menunjukkan Kecepatan Aslinya
Fabio Quartararo berbicara tentang pengembangan V4 pada acara peluncuran Yamaha 2026.

Fabio Quartararo mengakui bahwa Yamaha belum fokus dengan kecepatan pada program tes motor V4. Namun, itu tampaknya akan segera berubah.
Yamaha menuju musim 2026 dengan perubahan besar dalam filosofi motor, di mana mereka menggantikan mesin Inline4 menjadi V4 sebagai dapur pacu YZR-M1.
- FOTO: Yamaha Luncurkan Motor MotoGP V4 Pertamanya
- Yamaha Belum Memulai Pembicaraan Kontrak Baru dengan Quartararo
M1 bermesin V4 sudah memulai debutnya tahun lalu dalam tiga penampilan wildcard dengan pembalap penguji Augusto Fernandez, dan para pembalap reguler juga sudah mencoba prototype tersebut di akhir 2025.
Komentar Quartararo tentang V4 hingga saat ini tidak terlalu antusias, khususnya saat pembalap Prancis itu menimbang masa depannya di pabrik garpu tala setelah 2026.
Terungkap bahwa pada tiga kesempatan wildcard, dan tes Valencia, menunjukkan bahwa mesin V4 Yamaha belum dijalankan dalam kekuatan penuh, dengan fokus utama saat itu adalah secara bertahap membangun keandalan mesin.
Berbicara pada acara peluncuran Yamaha hari Rabu (21/1) di Jakarta, Quartararo mengakui bahwa bahkan dalam uji coba pribadi di akhir tahun lalu, V4 belum pernah benar-benar dipacu hingga batas maksimal.
“Saat ini, menurut saya pengalaman saya dengan V4 masih sangat minim,” katanya kepada beberapa media terpilih, termasuk Crash.net.
“Terutama karena saat pengujian, kami tidak pernah benar-benar fokus untuk melaju secepat mungkin.”
“Kami selalu mengubah konfigurasi, menguji hal-hal baru. Jadi, saya tidak bisa mengatakan dengan pasti apa perbedaannya [antara V4 dan Inline 4].
“Jadi, sekarang kami akan memiliki lima hari di Malaysia, di mana pada satu titik kami perlu fokus pada performa penuh.
“Tetapi saat ini, saya pikir masih terlalu dini untuk mengatakan apa perbedaan antara kedua mesin tersebut.”
Quartararo “tidak butuh proses pembelajaran” dengan Yamaha V4
Menjadi satu-satunya pabrikan dengan rating konsesi D di 2026, Yamaha akan memulai tes pra-musim akhir pekan depan di Sepang Shakedown sebelum tes resmi di trek yang sama pada 3-5 Februari.
Bagi Quartararo, ia merasa tidak butuh waktu lama untuk mempelajari Yamaha V4 selama tes pra-musim, meski ia sadar bahwa akan ada sedikit perbedaan dari gaya alaminya.
“Saya rasa saya tidak benar-benar membutuhkan proses pembelajaran,” ujarnya menjawab pertanyaan Crash.net.
“Tentu saja, Anda merasakan bahwa motor ini adalah Yamaha, tetapi ini adalah motor yang benar-benar baru.
“Namun, sejak hari pertama, di Barcelona [tahun lalu], saya cukup cepat beradaptasi dengan penyaluran torsi, yang merupakan perbedaan terbesar.
“Jadi, saya rasa saya tidak perlu belajar. Tentu saja, itu akan sedikit mengubah cara berkendara.
“Bukan hanya mesinnya, tapi seluruh bagian motornya. Dan inilah tantangan terbesarnya.
“Namun pertama-tama, kita perlu menemukan titik dasar kita dan tepat di mana kita bisa menemukan batasnya.
“Dan dari situ, kita bisa fokus pada performanya.”


