KTM Cari Cara Pulihkan Keunggulan Usai Larangan Holeshot Device
Kemajuan rival serta perubahan aturan MotoGP telah mengikis kekuatan awal KTM.

KTM RC16 sebelumnya merupakan salah satu motor yang paling efektif saat start di MotoGP, namun kini tampak tertinggal dibandingkan para rivalnya setelah penggunaan perangkat *holeshot* depan dilarang mulai seri Assen.
Team Manager Red Bull KTM, Aki Ajo, mengaku perubahan tersebut turut berpengaruh, namun ia menekankan bahwa pabrikan-pabrikan rival juga terus melakukan peningkatan.
“Tentu saja perubahan aturan [larangan holeshot device] ikut memberikan dampak, dan pastinya, semua pihak di kategori ini juga terus melakukan pengembangan,” ujar Ajo kepada reporter pit lane MotoGP, Jack Appleyard, di Mandalika.
“Sangat sulit untuk menyebutkan satu alasan saja, tetapi yang pasti, start adalah aspek yang benar-benar perlu kita fokuskan dan upayakan agar kita bisa mengembalikan kekuatan kita di sana.”

Sejauh musim ini, Pedro Acosta mencatatkan hasil kualifikasi terbaik untuk KTM dengan pole position di Catalunya, sementara hasil terburuknya adalah menempati posisi kesepuluh di grid saat berlaga di Mugello dan Sachsenring.
Pembalap muda asal Spanyol yang pernah meraih kemenangan di Red Bull Ring ini mengawali Grand Prix Australia akhir pekan ini dengan menempati peringkat kelima dalam Kejuaraan Dunia, hanya terpaut satu poin di belakang pembalap Trackhouse Aprilia, Ai Ogura.
Saat perangkat holeshot dilarang, pengatur ride-height bagian belakang masih diizinkan sampai akhir musim ini, tapi nantinya akan dilarang seiring dimulainya era mesin 850cc dan ban Pirelli pada tahun 2027.
















