Red Bull akan memaksimalkan sisa balapan Formula 1 musim 2020 untuk sepenuhnya memahami kekurangan mobilnya musim ini sebelum melakukan penyempurnaan dengan RB16 'B-spec' tahun depan.

Bos tim Christian Horner mengaku senang dengan performa Red Bull selama akhir pekan F1 GP Eifel, pada balapan ini Max Verstappen cuma terpaut 0,293 detik dari Valtteri Bottas, sang polesitter, dan finis di posisi kedua, cuma terpaut 4,5 detik di belakang Lewis Hamilton.

Hasil di F1 GP Eifel meyakinkan Red Bull bahwa mereka sudah mengejar ketertinggalan dari Mercedes, terlebih dengan pabrikan Jerman itu mengonfimasi sudah tidak mendevelop W11 untuk fokus ke musim 2021.

"Rasanya seperti kami selangkah lebih dekat hari ini," kata Horner setelah balapan pekan lalu di Nurburgring.

“Ada bagian sirkuit di sini di mana kami setara atau lebih baik dari Mercedes. Tikungan 13-14 tampaknya menjadi titik lemah kami dibandingkan dengan mereka di sirkuit ini, jadi mari kita lihat. ”

Horner berharap Red Bull memiliki kesempatan untuk menyaingi Mercedes di beberapa sirkuit asing yang jadi tuan rumah enam balapan terakhir musim F1 2020, lalu tim berusaha memperbaiki masalah yang belum dipahami di RB16, dan jadi basis untuk mobil Spek-B untuk musim depan.

“Kami memiliki Portimao, Istanbul, dan Imola [di jadwal] - semuanya sirkuit yang akan cukup menarik bagi kami,” tambah Horner.

“Kami ingin menyelesaikan musim dengan momentum positif, setelah memahami beberapa masalah yang kami hadapi dengan RB16, yang jadi arah [pengembangan] untuk RB16B.”