Mick Schumacher unggul seperseratus detik dari Nikita Mazepin dalam drag race menuju garis finis pada putaran terakhir balapan dramatis di Baku untuk meraih finis ke-13 untuk Haas, yang menjadi hasil terbaik tim sepanjang musim 2021.

Tapi saat Schumacher keluar dari slipstream Mazepin untuk menyalipnya, pebalap Rusia itu berbelok ke kanan dan menekan Schumacher ke dinding ketika kedua pembalap sedang flat-out.

Pada akhirnya, Schumacher mampu menghindari kontak dan menyelesaikan manuvernya meski dibuat kesal dengan cara bertahan rekan satu timnya.

“Apa-apaan itu, jujur! Serius, apakah dia ingin membunuh kita?" Schumacher mengatakan melalui radio tim di bendera kotak-kotak. Insinyur balap Schumacher, Gary Gannon, menjawab: "Mengerti Mick, mengerti."

Usai balapan, Mazepin mengaku frustrasi karena kehilangan posisi dari Schumacher dan mengungkapkan kehabisan baterai.

“Yang utama adalah saya sedikit kesal karena kehilangan posisi dari rekan setim saya di lintasan lurus,” katanya. “Saya kehabisan baterai di sana, jadi saya tidak bisa berbuat apa-apa.

“Itu hasil yang bagus untuk tim, tetapi jelas beberapa situasi tak terduga telah terjadi dengan pembalap lain yang memungkinkan kami untuk mendapatkan posisi itu. Tapi secara keseluruhan, itu cukup positif.

“Balapannya sendiri tidak buruk,” tambahnya. “Sangat menjengkelkan karena hal-hal tertentu membuat kami jatuh ke belakang. Kecepatannya ada di sana, tetapi kami bereksperimen dengan sesuatu karena saya harus mengatur rem sejak awal karena terlalu panas.

“Dan kemudian saya harus mengubah bias rem saya dan karena perubahan itu saya sangat rentan untuk locking. Saya hampir menabrak tembok yang membuat saya kehilangan banyak waktu. Tapi berkali-kali balapan dihentikan dan kemudian restart.”