George Russell mencetak podium pertama Williams sejak 2017 pada Grand Prix Belgia di Spa-Francorchamps yang dibatalkan menyusul dua lap dengan kawalan Safety Car dalam kondisi ekstrim.

Meski tidak ada lap balapan layak, yang membuat setengah poin terlihat kontroversial, Capito merasa Williams pantas diberi penghargaan atas performa bintang lima sepanjang kualifikasi hari Sabtu.

Khususnya dengan Russel, di mana pembalap junior Mercedes itu menempatkan Williams-nya memisahkan Max Verstappen dan Lewis Hamilton dengan menempati posisi kedua grid.

“Tim melakukan pekerjaan yang fantastis, dan saya akan sangat sedih untuk tim jika hari ini tidak ada balapan setelah melakukan pekerjaan yang hebat pada hari Sabtu dan kemudian tidak mendapatkan imbalan untuk itu,” kata Capito. “Saya pikir itu juga tidak terlalu bagus untuk tim, jadi saya sangat senang untuk tim.

“Mereka bekerja sangat keras, mereka bekerja sangat keras sepanjang tahun dan meningkat dari balapan ke balapan. Kami memiliki semangat dan atmosfer yang bagus dan saya pikir itu datang pada waktu yang tepat.”

Dengan klasifikasi balapan yang didasarkan hanya pada dua lap di belakang Safety Car, Capito menerima situasi yang aneh untuk finis di podium.

“Tidak tentu saja tidak, sudah bisa diduga bagaimana perkembangannya,” tambah Capito. “Tapi saya pikir kondisi cuaca sangat buruk dan untuk keselamatan pembalap, tidak mungkin melakukan balapan normal.

“Saya pikir FOM dan FIA melakukan persis apa yang perlu dilakukan agar aman bagi pembalap dan tetap balapan, apakah Anda bisa menyebutnya balapan, tetapi tetap mendapatkan hasil.

"Tentu saja dengan posisi kami saat ini, kami sangat senang bisa seperti ini, dan mendapatkan podium pertama setelah bertahun-tahun benar-benar luar biasa. Agak aneh rasanya mendapatkan podium seperti ini, tapi akhirnya podium tetaplah podium. Itu adalah pekerjaan yang hebat kemarin, jadi saya merasa itu pantas.”