Setelah Valtteri Bottas dipastikan pindah ke Alfa Romeo, Mercedes mempromosikan George Russell, pembalap junior mereka yang saat ini membalap di Williams, sebagai rekan satu tim baru Lewis Hamilton untuk musim 2022.

Sebelum awal musim 2021, Hamilton menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun baru dengan Mercedes untuk mengikat masa depannya di F1 setidaknya hingga akhir 2022. Ia akan didampingi Russell, yang telah menampilkan sejumlah penampilan kompetitif sejak debut bersama Williams musim 2019.

Dia mengklaim podium F1 pertamanya dalam balapan ke-50 di Grand Prix Belgia, finis kedua di belakang Max Verstappen dari Red Bull setelah mengamankan start baris depan pertama Williams dalam empat tahun dengan salah satu putaran kualifikasi yang bagus dalam kondisi basah.

Russell, yang memenangkan gelar GP3 dan Formula 2 berturut-turut sebagai Mercedes junior pada 2017 dan 2018, telah lama dianggap sebagai calon juara dunia masa depan oleh marquee Jerman.

Kelulusan akhirnya ke mesin pemenang balapan telah lama tampak tak terelakkan dan prospek Russell didorong oleh debut mengesankan untuk Mercedes di Grand Prix Sakhir tahun lalu ketika ia menggantikan Hamilton setelah juara dunia itu terjangkit COVID-19.

Russell nyaris meraih kemenangan perdananya di F1 saat menggantikan Hamilton yang menderita COVID-19 di Grand Prix Sakhir, namun balapannya dirusak oleh blunder pit-stop dan kebocoran ban mempusu harapannya dengan kejam.

Dengan kepergian Russell, Williams dikaitkan dengan pembalap cadangan Red Bull Alex Albon dan juara dunia Formula E bersama Mercedes, Nyck de Vries, sebagai rekan satu tim Nicholas Latifi yang diprediksi bertahan di Grove.