Fabio Quartararo memantapkan posisinya di klasemen setelah finis P3 pada Grand Prix Styria di Red Bull Ring.

Dikenal sebagai trek 'Ducati', Quartararo mampu menyelematkan hasil  penting saat ia finis di depan rival gelarnya, Johann Zarco dan Francesco Baganaia, sementara Jack Miller tersingkir dari balapan saat coba mengikuti pembalap Yamaha itu.

Quartararo tidak memulai balapan dengan baik saat ia turun dari P3 menjadi P6, namun bendera merah pada Lap 3 membuat Grand Prix Styria harus melakukan start kedua dengan starting grid awal.

Pembalap berjuluk El Diablo ini kembali kehilangan posisi pada start kedua, kali ini dari Miller. Dan keduanya bertarung selama beberapa putaran sebelum pembalap Australia itu terjatuh dari motornya.

Kala itu, jaraknya dengan Jorge Martin dan Joan Mir di depan sudah mencapai 1,5 detik, yang terus bertambah sepanjang balapan. Sekalipun bisa mengatasi Miller lebih awal, Quartararo tidak yakin bisa finis lebih baik dari P3.

"Ya, itu balapan yang sulit karena ketika saya berada di belakang Jack [Miller] dia membuat kesalahan kecil di tikungan satu, dan itu satu-satunya cara bagi saya untuk tetap di belakangnya di lintasan lurus," kata Quartararo.

“Saya tahu di tikungan ketiga saya berjuang sepanjang akhir pekan, tetapi hari ini dan kemarin saya cukup kuat.

“Pada balapan pertama saya bisa menyalip Marc [Marquez], lalu saya menyalip Jack dan kami melakukan pertarungan yang bagus; kami kalah sedikit dibandingkan dengan pembalap depan, tapi saya tidak bisa melakukan lebih baik.

“Saya tidak bisa bertahan dengan Joan [Mir], saya tidak bisa bertahan dengan Jorge [Martin], jadi saya sangat senang dengan podium ini. Kami tahu area mana yang perlu kami perbaiki jadi saya cukup senang. Kami melakukan pekerjaan yang hebat."