Haas Mengungkap Livery Godzilla Lainnya untuk F1 GP Amerika Serikat
Tim F1 Haas akan kembali menggunakan corak bertema Godzilla pada ajang Grand Prix AS.

Haas F1 Team meluncurkan livery spesial yang mencolok untuk ajang Grand Prix Amerika Serikat akhir pekan ini di COTA, yang terinspirasi oleh film Godzilla terbaru.
Tim yang berbasis di Amerika Serikat ini menjalin kerja sama dengan TOHO CO. LTD - perusahaan di balik film Godzilla Minus Zero - untuk menampilkan corak khusus pada mobil mereka akhir pekan ini di Circuit of the Americas.
Skema warna merah dan putih yang selama ini digunakan Haas telah digantikan dengan lebih banyak warna biru pada bagian sidepod dan sayap belakang.
Tampilan baru ini juga menampilkan gambar Godzilla pada penutup mesin.
Ini merupakan kali kedua Haas menampilkan Godzilla pada mobil F1 mereka musim ini, setelah sebelumnya menggunakan corak khusus di Grand Prix Jepang.
Para pembalap Haas, Ollie Bearman dan Esteban Ocon, juga akan mengenakan pakaian balap serta atribut tim edisi khusus yang selaras dengan tema Godzilla tersebut.
Tim ini, yang tengah menjalani balapan kandang kedua mereka musim ini setelah Grand Prix Miami pada bulan Mei lalu, saat ini menempati posisi ketujuh dalam klasemen.
Haas telah mengumpulkan 30 poin sejauh ini, unggul tujuh poin dari pendatang baru Audi, namun tertinggal 38 poin di belakang Alpine yang menempati posisi keenam.
Tim tersebut mengawali musim 2026 dengan kuat, dengan mencatatkan lima kali finis di posisi 10 besar dalam enam putaran pembuka.

Namun, sejak Grand Prix Monako, tim tersebut hanya mampu mencetak poin dalam satu balapan, yakni saat Ocon dan Bearman berhasil menembus posisi sembilan besar di Grand Prix Azerbaijan.
Menjelang Grand Prix AS di COTA akhir pekan ini, Haas mengonfirmasi nasib Ocon untuk tahun 2027, di tengah rumor yang telah lama beredar bahwa ia akan digantikan.
Mulai tahun depan, Haas akan memasangkan Bearman dengan pembalap junior Ferrari, Rafaele Camara.
Masa depan Ocon masih belum pasti, tapi sempat muncul rumor bahwa ia akan bergabung dengan program FIA World Endurance Championship milik Toyota.
Namun, kabar tersebut ditepis oleh media-media ternama yang meliput ajang balap Sportscar.
Ocon juga sempat dikaitkan dengan kursi di tim Cadillac untuk tahun 2027, meskipun tampaknya Valtteri Bottas justru akan tetap bertahan di posisinya saat ini.
















