"Situasi yang Sangat Sulit" - Bearman Tanggapi Kekisruhan Ocon dan Haas
Ollie Bearman berada di tengah-tengah kekacauan yang melibatkan Haas dengan pembalap mereka, Esteban Ocon.

Akhir pekan ini, fokus komunitas F1 tertuju pada Haas. Tapi bukan karena performa mereka di Mexico City, melainkan karena drama yang meledak di luar trek.
Pada hari Sabtu, menjelang Free Practice 3 GP Meksiko, diumumkan Esteban Ocon tidak akan melanjutkan kiprahnya bersama tim tersebut akhir pekan.
Belum ada pengumuman resmi dari Haas mengenai alasan mereka mencopot Ocon untuk sisa akhir pekan Meksiko, tapi menurut sejumlah laporan, terjadi pertengkaran hebat antara Team Principal Haas, Ayao Komatsu, dan Ocon setelah FP2, Jumat (31/10) malam.
Haas kemudian memutuskan bahwa Ryo Hirakawa - yang sempat mengendarai mobil Ocon pada FP1 - akan menggantikan posisi Ocon selama sisa akhir pekan tersebut.

Pembalap asal Jepang itu berhasil mengamankan posisi ke-18 di grid untuk debut Formula 1-nya di Mexico, sementara rekan setimnya, Ollie Bearman, akan memulai balapan dari posisi ke-14.
Usai sesi kualifikasi, Bearman ditanya mengenai drama yang terjadi di sisi lain garasi tim Haas, dan ia menyatakan tidak mengetahui alasan mengapa rekan setimnya digantikan untuk sisa akhir pekan tersebut.
“Ini situasi yang sangat sulit, dan sejujurnya, saya tidak tahu persis apa yang sedang terjadi,” ujar Bearman. “Namun, situasi seperti ini tidak pernah menjadi hal yang menyenangkan.”

Pembalap asal Inggris itu dipromosikan menjadi pembalap utama di Haas setelah rekan setimnya yang lebih berpengalaman dipulangkan.
Bearman ditanya bagaimana ia membantu Hirakawa pada debut Grand Prix-nya di Meksiko, dan ia mengenang kembali debutnya di Formula 1 bersama Ferrari pada Grand Prix Arab Saudi tahun 2024.
“Yang bisa saya katakan adalah, tentu saja, saya telah membantu Ryo semaksimal mungkin untuk mempercepat proses pembelajarannya,” ujarnya.
“Saya juga turut senang dia mendapatkan pengalaman pertamanya di F1. Saat melihat ke dalam garasi di sesi FP3 dengan semua kamera yang ada, itu mengingatkan saya pada pengalaman saya sendiri di sesi FP3 beberapa tahun lalu.
“Ini akan menjadi kenangan indah baginya sekaligus pengalaman yang luar biasa, meski tentu saja, terjadi dalam situasi yang sangat menantang dan menyedihkan.”
Hirakawa sendiri tampil mengesankan dengan finis ke-13 pada balapan debutnya, tapi ia dipromosikan menyusul penalti yang didapat Oscar Piastri, dan duo Alpine, Pierre Gasly dan Franco Colapinto, membuatnya diklasifikasikan di posisi ke-10 dan memberinya poin dari debutnya di F1.
Sementara itu, Bearman tidak menyelesaikan balapan karena masalah mobil.













