Pada hari Selasa setelah GP Inggris di Silverstone, Mick Schumacher berkesempatan untuk berada di belakang kemudi Jordan 191, yang digunakan oleh ayahnya, Michael, saat melakoni debut Formula 1 di Grand Prix Belgia 1991.

Kala itu, Michael langsung membuat kesan instan di paddock F1 ketika mendapat kesempatan dari Jordan untuk menggantikan pembalap reguler Jordan Betrand Gachot, yang dipenjara karena menyerang seseorang sopir taksi di London pada pertengahan 1991, di Spa-Francorchamps. Meski saat itu Schumi hanya mengendarai mobil beberapa hari sebelum balapan.

Schumacher menempati posisi grid ketujuh yang brilian, empat posisi di depan rekan satu timnya yang lebih berpengalaman, Andrea de Cesaris, pada balapan debut F1 nya di Belgia. Sayang balapannya harus berakhir lebih dulu beberapa saat setelah melewati Eau Rogue pada Lap 1 lantaran masalah kopling.

Namun penampilan singkat itu sudah cukup menjadi properti terpanas di F1, dan kemudian diambil oleh Benetton untuk lima balapan terakhir musim 1991, dengan cara yang cukup kontroversial. Dan selebihnya, seperti yang banyak orang katakan, adalah sejarah.

Berselang 30 tahun kemudian, putranya yang berusia 22 tahun, Mick, mendapat kesempatan untuk mencicipi mobil yang pernah di pakai Ayahnya di Silverstone dua hari setelah finis di urutan ke-18 pada akhir pekan Grand Prix Inggris.

Schumacher berbagi 191 dengan Karun Chandhok untuk fitur khusus Sky Sports F1 yang akan disiarkan selama liputannya tentang Grand Prix Belgia bulan depan. Putaran ke-12 musim F1 2021 akan menandai peringatan 30 tahun debut legendaris Michael Schumacher.

_DG29109-952.jpeg