Pada akhir Q3, Lewis Hamilton tampak melambat secara signifikan, memaksa duo Red Bull untuk melakukan hal yang sama.

Dengan melambatnya Hamilton, Verstappen cuma memiliki beberapa detik tersisa untuk memulai flying lap terakhirnya, sementara Perez kehabisan waktu. Pada akhirnya, Max tidak bisa memperbaiki catatan waktunya dan harus memulai balapan di belakang duo Mercedes.

Berbicara kepada Sky Sports F1 setelah kualifikasi, Horner menggambarkan tindakan Hamilton sebagai "permainan". "Tidak juga," tambah Horner. “Maksud saya ini sedikit permainan.

"Lewis memiliki putaran [out-lap] yang sangat buruk dan dia hanya memundurkan segalanya karena dia tidak ingin membuat mobil kami berjalan dengan baik, tetapi itu adalah haknya untuk melakukan itu, dia punya posisi trek. Kami tidak punya masalah besar, ini semua tentang besok.”

Dia kemudian ditanya apakah Red Bull akan melakukan hal yang sama, di mana dia menjawab: “Saya pikir kami akan lebih fokus pada persiapan ban kami karena waktu putarannya sangat jauh dari waktu kualifikasinya, dia jelas lebih tertarik pada apa yang terjadi di belakang tapi itu bagian dari permainan.”

Sementara Horner merasa Mercedes memiliki keuntungan di Hungaroring, dia pikir Verstappen mendapat kerugian di Q3 dengan mengemudi terlalu dekat ke belakang Charles Leclerc.

“Saya pikir Mercedes cepat sepanjang akhir pekan di sini, kami telah melihatnya,” tambah Horner. Waktu Max di Q2 terlihat cukup mengesankan. Saya pikir di Q3 mungkin dia mendapat sedikit turbulensi dari Charles Leclerc - dia berada dalam tiga setengah detik.

“Itu sebagus yang kami miliki hari ini. Baris kedua, kami memiliki strategi yang berbeda dengan Mercedes di depan dan itu akan membuatnya menjadi balapan yang menarik besok.”