Qatar akan Tetap Gelar MotoGP dan F1 di Tengah Perang Iran
Qatar menyatakan bahwa balapan MotoGP dan F1 di negara tersebut tahun ini masih sesuai rencana.

Qatar Motor and Motorcycle Federation (QMMF) menyatakan bahwa "semuanya siap berjalan" untuk menggelar Formula 1 dan MotoGP musim ini, meski terdapat ketidakpastian di tengah peran Iran.
Kegiatan olahraga otomotif di Timur Tengah sangat terganggu tahun ini akibat perang antara AS dan Iran yang meletus pada akhir Februari.
Meski sempat terjadi periode gencatan senjata di kawasan tersebut, ketidakpastian mengenai berbagai ajang mendatang masih terus berlanjut.
F1 sebelumnya telah memindahkan Grand Prix Bahrain ke Malaysia pada tanggal 2-4 Oktober, sementara keputusan mengenai apakah balapan di Qatar pada 27-29 November dan balapan penutup di Abu Dhabi seminggu kemudian akan tetap berlangsung masih belum diambil.

MotoGP menghadapi situasi serupa terkait Grand Prix Qatar yang ditunda, yang dijadwalkan berlangsung pada 6–8 November.
Namun, saat berlangsungnya Grand Prix Aragon, muncul kabar bahwa MotoGP akan membatalkan seri Qatar tanpa adanya balapan pengganti, sehingga jumlah seri dalam kalender berkurang dari 22 menjadi 21.
“Kita tidak bisa menghentikan rencana tersebut.”
Menyusul serangan baru yang saling dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Iran pada hari Senin, ajang balap yang akan digelar di Qatar kini menghadapi ketidakpastian baru.
Namun, Presiden QMMF, Abdul Rahman bin Abdul Latif Al Mannai, menyatakan bahwa pihaknya tetap merencanakan penyelenggaraan balapan tersebut seperti biasa.
"Rencananya adalah tetap menggelar balapan tersebut," ujarnya dalam sebuah pernyataan. "Kami sudah bergerak dan melakukan persiapan untuk MotoGP, begitu pula dengan diskusi kami terkait Formula 1.
"Tentu saja, ada hal-hal yang tidak bisa kami prediksi. Situasinya sulit. Kami tidak tahu apa yang akan terjadi.
“Situasinya terus berubah-ubah, meskipun sejauh ini suasananya sangat tenang. Hal ini bergantung pada apa yang terjadi dalam beberapa bulan ke depan.
“Bagi kami, rencana ini tidak bisa dihentikan. Kami harus siap. Kami menjalaninya selangkah demi selangkah untuk memantau dan menilai situasi. Namun sejauh ini, semuanya berjalan lancar. Semuanya tetap lanjut.”

Qatar akan membuka musim WEC di 2027
FIA World Endurance Championship merupakan seri internasional besar pertama yang terdampak oleh konflik di kawasan tersebut, dengan sesi Prolog dan balapan pembuka musim di Qatar pada bulan Maret yang sempat ditunda.
WEC pada akhirnya membatalkan sepenuhnya putaran yang direncanakan di Qatar dan Bahrain, lalu memindahkannya ke Barcelona dan Monza.
Namun, QMMF menyatakan akan menjadi tuan rumah bagi Prolog dan balapan pembuka musim WEC 2027 di Lusail pada bulan Maret.










