Setelah balapan yang kacau di Imola, Valtteri Bottas bangkit dengan meraih pole dari Lewis Hamilton di Portimao, dan memimpin fase awal balapan hari Minggu (3/5), meski pada akhir harus puas finis ketiga di belakang Hamilton dan Max Verstappen dari Red Bull, dan tambahan satu poin dari fastest lap.

Di pertengahan balapan, pembalap Finlandia itu sempat melaporkan kehilangan tenaga yang pada akhirnya memupus asanya untuk mengejar Verstappen. Bottas setidaknya kehilangan lima detik selama dua lap sebelum Mercedes mengatasi masalah tersebut.

“Itu sangat disayangkan, karena dia benar-benar mengejar Max, dan kemudian stabil pada 1,5, 1,6 detik, tapi dia memiliki lebih banyak potensi di akhir balapan,” kata Wolff kepada Sky Sports.

“Kami melakukan perubahan sakelar, untuk mengganti sensor yang mengatakan bahwa kami bekerja terlalu panas pada suhu gas buang, dan kami tidak dapat menimpanya. Jadi mesin masuk dalam safe mode dan menghabiskan waktu lima detik."

Meski gagal mengkonversi pole menjadi kemenangan Portimao, Wolff yakin Bottas akan pulih dengan baik dari kecelakaan dengan pembalap Williams George Russell di Imola.

"Dia akan berada dalam performa terbaiknya dan dia kemarin," kata Wolff. “Anda dapat melihat bagaimana ia datang dari Imola, itu adalah akhir pekan penghapusan dan dia meraih pole, dan memiliki balapan yang sangat solid.

“Jelas ketika Anda berada di depan dan hanya membuat lubang di udara, dan mobil di belakang Anda memiliki DRS, itu sangat sulit.

“Pada saat itu, Lewis membuka sedikit celah, dan pergi, tapi dia menahan Max dengan baik. Kami kehilangan undercut, itu sangat disayangkan, dan kemudian kami membuat mesinnya berada dalam safe mode.

“Jadi secara keseluruhan, saya pikir seperti sering kali, itu bisa berhasil untuk Valtteri. Kami berusaha keras dan terus mendukungnya, dan lain kali kami akan melihat apa yang dia mampu lakukan di Barcelona. ”

 

Comments

Loading Comments...