Pindah dari Renault menuju McLaren, Daniel Ricciardo duduk di urutan kesepuluh klasemen pembalap setelah enam putaran pembukaan musim ini.

Meskipun pembalap Australia itu telah mencetak poin dalam lima dari enam balapan pertama, Ricciardo sering tertinggal jauh di belakang rekan setimnya Lando Norris, yang memiliki dua podium atas namanya.

Oleh karena itu, mantan pembalap Red Bull dan Renault itu bertekad untuk membangun ritme saat kompetisi Formula 1 memasuki fase triple-header, yang diawali F1 GP Prancis akhir pekan ini sebelum dua balapan beruntun di Red Bull Ring.

“Saya telah mengkritik tempat itu [Paul Ricard] di masa lalu karena terlalu terbuka,” kata Ricciardo. “Tapi saya pikir setelah Baku beberapa dari kita akan senang bahwa kita memiliki run-off. Saya menantikannya, tiga balapan beruntun.

“Saya pikir saya membutuhkannya (triple-header) saat ini hanya untuk tetap berada di dalam mobil dan menjaga ritme. Saya menantikan itu. Kami pergi dari sini dengan semangat dan terus maju.”

Ricciardo merasa 'sirkuit yang lebih tradisional' akan lebih membantunya untuk mempercepat adaptasinya terhadap penantang McLaren 2021.

“Saya selalu menyukai sirkuit jalanan tetapi saya pikir saat ini sirkuit yang lebih konvensional akan sedikit lebih baik, dan saya menantikan ketiganya sekarang. Sirkuit yang sudah dikenal, dan untuk menjaga momentum tetap berjalan. Ini adalah waktu yang tepat untuk beberapa trek konvensional dan triple-header,” tambah Ricciardo.

“Ketika Anda mencoba mempelajari olahraga apa pun, cara terbaik untuk belajar adalah berlatih dan melakukannya. Hal unik dari olahraga kami adalah kami tidak bisa melakukannya setiap hari, kami tidak bisa keluar begitu saja besok dan berlari beberapa putaran.

“Jadi memiliki tiga akhir pekan berturut-turut dan berlatih secara berurutan akan mempercepat kemajuan saya. Kami memiliki simulator dan hal-hal ini membantu, tetapi dalam simulator, dindingnya tidak sakit sehingga tidak pernah sama persis.”