Antonio Giovinazzi berada dalam persimpangan masa depannya di Formula 1 karena kontraknya bersama Alfa Romeo akan berakhir musim ini.

Tim sudah merekrut Valtteri Bottas sebagai pengganti Kimi Raikkonen yang pensiun, namun belum mengonfirmasi dengan siapa ia akan dipasangkan tahun depan. Dua penantang gelar F2, Guanyu Zhou dan Oscar Piastri dikaitkan dengan kursi kedua Alfa Romeo, satu-satunya yang tersisa di grid saat ini.

Peluang Giovinazzi yang sudah tipis untuk bertahan di Formula 1 bisa saja sirna, untungnya rencana take-over Andretti untuk membeli Alfa Romeo yang dikelola Sauber gagal, dengan pembalap IndyCar Colton Herta tidak lagi jadi kandidat.

Ditanya tentang situasinya menjelang Grand Prix Meksiko akhir pekan ini, Giovinazzi mengatakan: “Belum ada berita, tidak ada jawaban.

“Sayangnya seperti ini, pasti tidak ideal untuk datang di trek, dengan Anda tidak tahu apa yang akan Anda lakukan tahun depan atau apa yang akan terjadi. Tapi ini seperti ini.

“Mudah-mudahan kita akan tahu lebih baik, kabar baik segera jadi setidaknya kita tahu apa yang akan terjadi, itu akan lebih baik untuk semua orang di tim.”

2979726.0064.jpg

Bos Alfa Romeo Frederic Vasseur telah menegaskan dalam beberapa kesempatan bahwa tim tidak terburu-buru untuk mengkonfirmasi line-up untuk 2022.

Giovinazzi mengatakan yang bisa dia lakukan sekarang adalah fokus untuk menampilkan penampilan yang kuat di lima putaran terakhir musim ini.

“Pasti itu tidak mudah, tapi tidak ada yang bisa saya lakukan,” tambah Giovinazzi. “Satu-satunya hal yang bisa saya lakukan adalah mengemudi dengan cepat di dalam mobil, membawa hasil. Itu bukan keputusan saya, saya pikir itu lebih untuk Fred daripada untuk saya.”