Melakoni akhir pekan MotoGP terakhir untuk ketiga kalinya dalam tiga tahun, Cal Crutchlow tidak sendirian karena Darryn Binder juga sudah berkemas dan beralih ke Moto2 setelah akhir musim akhir pekan ini di Valencia.

Kedua pebalap RNF Yamaha telah menunjukkan kecepatan yang baik dalam putaran terakhir, dengan Crutchlow sering kali menantang untuk poin khususnya.

Meski dapat dikatakan bahwa Binder tidak mendapatkan kesemaptan lainnya di MotoGP karena hanya diberi waktu satu tahun untuk melompat dari Moto3, pembalap Afrika Selatan itu akan pindah ke Moto2 dengan tim Intact GP Liqui Moly Husqvarna.

Crutchlow, yang juga datang ke MotoGP dalam keadaan yang tidak biasa pada tahun 2011 setelah pindah dari WorldSBK, tahu tantangan yang datang dengan kebutuhan untuk segera tampil.

Faktanya, Crutchlow terkadang mendapati dirinya membutuhkan istirahat yang menurutnya membuatnya ingin 'pulang'.

"Saya selalu mengatakan dalam karir saya bahwa saya beruntung," tambah Curtchlow. "Saya berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat dan saya membuat keputusan terbaik. Saya bekerja keras untuk itu dan kemudian berhasil."

"Motto tahun pertama di kelas MotoGP adalah menang atau kalah. Secara mental, terkadang saya hanya ingin pulang. Tapi saya bisa menenangkan diri dan tahun depan sudah bagus."

Saat berbicara tentang rekan setimnya saat ini, Binder, Crutchlow merasa kecepatannya lebih baik dari posisi yang biasanya ditempati oleh mantan pebalap Moto3 itu.

Crutchlow percaya kecepatan Binder akan cukup baik untuk memperebutkan podium hanya tiga tahun lalu. Namun, itu juga menyoroti seberapa besar lompatan yang telah dilakukan tim dengan mesin mereka saat ini pada tahun 2022.

“Sangat sulit di MotoGP karena semua orang sangat cepat,” tambah pembalap Inggris itu. "Fabio Di Giannantonio, misalnya, adalah pebalap yang jauh lebih baik daripada yang dia tunjukkan."

"Darryn juga kuat. Dengan catatan waktu yang ditetapkan Darryn, dia bisa saja naik podium tiga tahun lalu. Itulah kenyataannya dan dia berasal dari Moto3."