Barry Sheene Dimasukkan ke dalam MotoGP Hall of Fame
Barry Sheene telah dilantik ke dalam MotoGP Hall of Fame menjelang Grand Prix Inggris akhir pekan ini.

Ikon balap motor Barry Sheene secara resmi dilantik ke dalam MotoGP Hall of Fame dalam sebuah upacara khusus di London.
Juara dunia kelas 500cc tahun 1976 dan 1977 ini tercatat sebagai pembalap Inggris terakhir yang memenangkan gelar juara di kelas utama.
Sheene, yang meninggal dunia akibat kanker pada tahun 2003 di usia 52 tahun, diwakili oleh putranya, Freddie, dalam upacara yang berlangsung pada hari Kamis tersebut.
"Melihat bahwa lima puluh tahun kemudian [sejak gelar juaranya pada tahun 1976] MotoGP masih mengenangnya, dia pasti akan sangat bangga," ujar Freddie. "Merupakan suatu kehormatan bagi keluarga untuk menerimanya mewakili dirinya."
CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, mengatakan: "[Barry] adalah sosok istimewa, bukan hanya karena ia merupakan salah satu pembalap terbaik dalam sejarah, tetapi juga karena sikap dan caranya berinteraksi dengan para penggemar."

Sheene memenangkan 19 balapan Grand Prix kelas 500cc antara tahun 1974 dan 1984; semuanya - kecuali satu - diraih bersama Suzuki.
Namun, ia juga menjadi figur yang populer di televisi kepribadiannya dan keberaniannya untuk kembali membalap setelah mengalami cedera, sama besarnya dengan kesuksesannya di lintasan balap.
Kekalahan Sheene dalam perebutan gelar juara tahun 1978 - dengan selisih sepuluh poin - di tangan Kenny Roberts, sebuah musim yang juga diwarnai duel klasik mereka di Silverstone, menandai dimulainya era dominasi pembalap Amerika.
Namun, Sheene tetap kompetitif dengan menempati peringkat ketiga klasemen tahun 1979 berkat tiga kemenangan.
Setelah beralih menggunakan motor Yamaha dengan tim privat yang kurang kompetitif pada tahun 1980, Sheene bangkit kembali dengan meraih posisi keempat secara keseluruhan pada tahun 1981, tahun di mana ia mencatatkan kemenangan Grand Prix terakhirnya.
Setelah bangkit dari cedera parah yang dideritanya dari kecelakaan 180 mph di Daytona pada tahun 1975, Sheene kemudian mengalami patah pada kedua kaki dan satu lengannya di Silverstone tahun 1982. Momen ini mengakhiri upayanya dalam mengejar gelar ketiga, padahal ia sebelumnia meraih enam podium dari delapan balapan musim tersebut.
Ia kembali bergabung dengan Suzuki pada tahun 1983, mencatatkan penampilan podium terakhirnya di awal musim 1984, dan kemudian menutup karier Grand Prix-nya dengan menempati peringkat keenam dalam kejuaraan dunia.

Sheene dan keluarganya kemudian pindah ke Australia; di sana, ia menjadi komentator televisi yang populer dan turut membantu merintis karier para calon bintang masa depan, termasuk Mick Doohan, Troy Corser, dan Chris Vermeulen.
Penampilan terakhirnya mengendarai sepeda motor di Inggris terjadi pada ajang Goodwood Revival tahun 2002; Sheene meninggal dunia pada bulan Maret tahun berikutnya.










