Aleix Espargaro telah menyudahi penantian podium MotoGP pertama untuk Aprilia setelah menahan Jack Miller untuk posisi ketiga.

Espargaro segera berada di tengah-tengah pertarungan baris depan saat ia memperoleh lima tempat di lap pembuka untuk menempati posisi kedua di belakang adiknya, Pol.

Pembalap Spanyol itu kemudian menantang pebalap Honda itu untuk memimpin di lap kedua, tetapi melebar di tikungan lima, yang akhirnya membuatnya berada di urutan ketiga setelah disalip Alex Rins karena melakukan kesalahan yang sama menjelang akhir balapan.

Namun, Espargaro menghasilkan beberapa lap terakhir yang brilian untuk menahan Miller yang tercepat dibandingkan Pol dan dirinya.

"Ini seperti mimpi! Saya sangat senang. Perjalanan yang panjang untuk tiba di sini. Langkah demi langkah saya selalu percaya pada proyek dan saya bekerja lebih dari sebelumnya, jadi untuk semua orang di Aprilia ini seperti mimpi. ," kata Espargaro usai mengukir sejarah.

"Saya ingin menikmati, tapi percayalah, saya ingin lebih dan lebih dan kami berada di momen yang bagus. Kami harus terus bekerja keras dan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada mereka semua.

"Ini bukan balapan yang mudah dan saya tidak ingin membuat kesalahan. Saya memiliki sedikit lebih banyak kecepatan, tetapi ini adalah podium pertama dan untuk semua orang."

Podium pertama Aprilia hadir di saat yang tepat, dengan tim akan berpisah dari Gresini dan menjadi pabrikan penuh untuk tahun depan, dan pemenang balapan Maverick Vinales telah dikonfirmasi bersama Espargaro untuk 2022.

Espargaro menambahkan: "Tahun depan kami akan menjadi full factory dan juga Maverick [Vinales] bergabung dengan tim. Masa depan terlihat bagus bagi kami dan jelas musim masih berjalan dan saya ingin lebih dan lebih. Itu tidak cukup bagi saya.

"Sekarang saya memiliki tekanan yang jauh lebih sedikit karena semua orang bertanya kepada saya 'apakah balapan ini podium pertama, apakah balapan ini podium satu', jadi akhirnya mari kita lakukan lebih banyak dan Aragon adalah sirkuit yang sangat saya cintai."