Pada hari di mana buruknya kondisi trek mendominasi pemberitaan hari pertama tes MotoGP Mandalika, juara dunia delapan kali Marc Marquez menyelesaikan hari pertama tes di posisi ke-17.

Setelah hujan deras dan dan bendera merah dikibarkan selama 45 menit untuk membersihkan trek, laptime representatif mulai muncul pada menit-menit terakhir tes dari sebagian besar pembalap.

Hal ini menciptakan sedikit kebingungan di mana Marquez, yang sebagian besar hari berada di dalam 10 besar, tercecer ke P17 saat rekan satu timnya Pol Espargaro memimpin hari pertama tes dengan selisih lebih dari 0,4 detik.

Jika kondisi trek terus membaik selama akhir pekan, maka perubahan signifikan mengenai waktu putaran akan terjadi, memungkinkan Marquez untuk menekan dirinya mendekati batas.

Ditanya di mana dia merasa paling kuat di sekitar sirkuit baru Indonesia, Marquez menambahkan: "Yah, tetap saja saya tidak cukup mendorong untuk sampai di batas. T1 saya suka, saya sangat menyukainya. T3 juga sektor yang bagus dan juga T4.

"T2 Saya tidak suka [tertawa], itu terlalu cepat. Maksud saya benar bahwa Anda ada di sana dan Anda hanya perlu pergi. Tapi itu sangat cepat dan masih ada beberapa gundukan di tikungan. Jika Anda mengambil yang besar risiko Anda bisa mendapatkan banyak waktu. Tapi saat ini, kami harus tetap tenang."

Seperti tes Sepang akhir pekan lalu, kondisi terbukti sangat lembap dan menguras energi, terutama bagi Marquez yang masih belum fit 100%.

Alhasil, ia tidak diberi beban berat oleh Honda pada sore hari meskipun kondisi trek semakin baik untuk menjaga tenaga untuk dua hari ke depan.

"Saya memulai hari dengan energi, saya melakukan banyak putaran, banyak putaran berturut-turut untuk mencoba dan memahami trek dan racing line," kata pebalap Repsol Honda itu.

"Tapi kemudian di sore hari saya berkata kepada tim, 'mari kita tenang dan bernapas lebih lama di dalam kotak'.

"Pada sore hari trek berada dalam cara yang lebih baik. Kami mulai berkendara lebih sedikit tetapi mencoba hal-hal yang lebih besar karena saya harus bertahan besok dan Minggu."