Bagaimana rating performa tiap pembalap pada akhir pekan F1 GP Bahrain? Simak ulasan yang telah dibuat Crash.net berikut ini.

Sergio Perez (Kualifikasi ke-5, finis ke-1) - 10

2755495.0064.jpg

Penampilan brilian Perez terjadi setelah performa kualifikasi yang sangat kuat, meskipun memakai power unit bekas di mobilnya setelah mengalami masalah mesin akhir pekan lalu. Sempat tercecer di urutan ke-18 dan terakhir pada lap pembuka setelah mengalami insiden dengan Charles Leclerc, Checo secara luar biasa merangsek dan  mengklaim kemenangan bersejarah setelah memanfaatkan blunder yang dilakukan kru Mercedes.

Esteban Ocon (Kualifikasi ke-11, finis ke-2) - 10

Ocon tidak melakukan kesalahan dalam balapan F1 GP Sakhir setelah penampilan kualifikasi yang sedikit mengecewakan pada hari Sabtu. Start dari posisi ke-11, Ocon menerapkan strategi satu stop setelah memilih untuk memulai dengan ban Medium. Pembalap Prancis itu melakukan beberapa manuver brilian dan berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat. Memanfaatkan balapan yang kacau dari Mercedes, Ocon menorehkan podium pertamanya di F1.

Lance Stroll (Kualifikasi ke-10, ke-3) - 8

Podium kedua pada tahun 2020 setelah performa yang menurun serta rentetan nasib buruk adalah hal yang sangat dibutuhkan Stroll. Namun, pembalap Kanada itu melakukan blunder yang bisa menentukan balapan, di mana ia melebar di Tikungan 1 sesaat setelah pit di Lap 47, membuat Esteban Ocon menyalipnya, disusul Sergio Perez mendahului di Tikungan 4. Pada akhirnya, Stroll bisa saja berada di puncak podium tanpa kesalahan yang dilakukannya. Penampilan yang impresif jika melihat posisi startnya, sayang kesalahan yang dilakukannya cukup krusial.

Carlos Sainz (Kualifikasi ke-8, finis ke-4) - 9

Penampilan luar biasa lainnya dari Sainz untuk merebut posisi keempat meski menurutnya bisa menjadi finis podium jika saja ia sedikit lebih beruntung. Start posisi kedelapan pada kualifikasi meski mengalami kerusakan pada bargeboard, Sainz merasa bisa finis podium jika saja McLaren memperpanjang stint dengan ban soft. Lama tertahan Bottas juga membuat ia tak bisa berbuat banyak

Daniel Ricciardo (Kualifikasi ke-7, finis ke-5) - 8

2757415.0064.jpg

Ricciardo adalah salah satu pembalap yang kehilangan banyak posisi setelah melakukan pit saat Virtual Safety Car, di mana ia sempat terlibat dalam perebutan podium. Ritme pembalap Australia itu langsung berantakan setelah melakukan pit stop. Pada akhirnya, Ricci masih mampu menuntaskan F1 GP Sakhir di posisi kelima dan mencatat beberapa poin penting untuk Renault.

Alex Albon (Kualifikasi ke-12, finis ke-6) - 5

Akhir pekan yang sangat buruk secara keseluruhan untuk Albon, dan mungkin baru saja kehilangan kesempatan untuk mengamankan kursi Red Bull-nya untuk tahun 2021, apalagi jika melihat penampilan heroik Perez yang menorehkan kemenangan meski sempat tercecer. Pembalap Thailand itu tidak lolos Q2, dan memulai balapan di posisi ke-12 dan finis di posisi keenam. Memang bukan hasil yang jelek-jelek amat, tapi jika melihat kualitas mobil di depannya, seharusnya Albon naik podium.

Daniil Kvyat (Kualifikasi ke-6, finis ke-7) - 10

Selain Imola, ini adalah akhir pekan Kvyat yang paling impresif di tahun 2020. Pembalap Russia itu mengungguli rekan setimnya di AlphaTauri, Gasly sepanjang akhir pekan dan mengkonversi hasil kualifikasi P6 yang brilian untuk finis ketujuh. Hasil ini seolah mengingatkan semua orang tentang apa yang bisa dia lakukan ketika berada dalam kondisi terbaiknya. Naas bagi Kvyat, tampaknya sudah terlambat untuk menyelamatkan kariernya di Formula 1.

Valtteri Bottas (Kualifikasi ke-1, finis ke-8) - 6

F1 GP Sakhir menjadi salah satu momen terburuk Bottas sepanjang musim 2020, di mana pembalap Finlandia itu gagal mengambil kesempatan emas untuk memenangkan balapan tanpa kehadiran Lewis Hamilton. Unggul tipis atas Russell untuk mencatatkan pole, ia dikalahkan sang pembalap pengganti, tidak hanya satu kali namun ia disalip dua kali oleh Russel. Meski secara posisi finis lebih baik, tak bisa dipungkiri Bottas kalah telak dari Russell di F1 GP Sakhir.

George Russell (Kualifikasi ke-2, finis ke-9) - 10

2753093.0064.jpg

Terlepas dari kepedihan menyusul kemenangan yang terlihat pasti menjadi miliknya sirna, Russell dapat pergi dari F1 GP Sakhir dengan kepala tegak. Penampilannya yang luar biasa telah menegaskan statusnya sebagai bintang di F1, dan membuktikan ia pantas berada di garis depan grid. Sudah pasti, hasil ini menempatkan dirinya dalam pertarungan kursi Meredes musim 2022, meski tampil di Bahrain sebagai pembalap pengganti.

Lando Norris (Kualifikasi ke-15, finis ke-10) - 8

Norris memulai balapan dari grid belakang setelah McLaren memutuskan untuk mengambil keuntungan dari performa kualifikasi Lando yang bruruk dengan penggantian mesin. Strategi ini berbuah manis di mana Norris langsung merangsek sembilan posisi pada lap pembuka. Pada akhirnya, Lando hanya finis di posisi ke-10 dan menorehkan satu poin, performa kualifikasi yang buruk membuatnya cuma mendapatkan nilai 8.

Pierre Gasly (Kualifikasi ke-9, finis ke-11) - 6

Akhir pekan yang mengecewakan bagi Gasly, yang tidak memiliki jawaban atas kecepatan rekan setimnya Kvyat. Pembalap Prancis itu tentu saja tidak beruntung dengan kemunculan VSC, namun ia juga bingung untuk menjelaskan performa buruknya akhir pekan ini di mana ia merosot ke posisi 11 sementara Kvyat mencetak hasil terbaik keduanya musim ini.

Sebastian Vettel (Kualifikasi ke-13, finis ke-12) - 7

Vettel kembali tampil buruk, ini sudah menjadi hal normal sepanjang musim 2020. Tengah menghitung mundur hari sampai dia beralih ke Aston Martin, Vettel sempat diuntungkan kecelakaan lap pertama dan menembus 10 besar, tetapi itu adalah yang terbaik yang bisa didapat sang juara dunia empat kali, yang berakhir di urutan ke-12, strategi pit stop terakhirnya tidak membuahkan hasil.

Antonio Giovinazzi (Kualifikasi ke-14, finis ke-13) - 9

Giovinazzi menjadi pembalap tier-3 terbaik akhir pekan ini dengan performa tangguh sebagai patokan buntut lini tengah. Unggul dari rekan satu timnya di Alfa Romeo, Raikkonen dengan torehan Q2, Giovinazzi bersusah payah untuk mendahului HAAS yang dikemudikan Kevin Magnussen. Pada akhirnya, Gio finis di posisi ke-13, cuma tertinggal 1,5 detik di belakang Vettel.

Lebih cepat dari rekan setim Alfa Romeo Raikkonen di kualifikasi saat ia mendaratkan tempat di Q2, sebelum berjuang kembali melewati Haas dari Kevin Magnussen dalam perjalanannya untuk mengambil posisi ke-13, hanya 1,5 detik di belakang Ferrari Vettel.

Kimi Raikkonen (Kualifikasi ke-19, finis ke-14) - 8

Tampil buruk di kualifikasi dengan menempati posisi ke-19, Raikkonen berhasil merangkak dan finis hanya satu posisi di belakang rekan setimnya, meskipun sempat melintir di Tikungan 2 lap awal. Salah satu aksi terbaiknya di balapan ini adalah manuver dari sisi luar saat mendahului Jack Aitken di Tikungan 7.

Kevin Magnussen (Kualifikasi ke-16, finis ke-15) - 7

Akhir pekan yang sangat solid untuk Magnussen, di mana ia mengambil peran sebagai pemimpin tim Haas setelah Grosjean absen, dan digantikan Pietro Fittipaldi. Hampir gagal menembus Q2 dan memiliki catatan bagus dengan pembalap Alfa Romeos dan Williams di tahap awal setelah melakukan start yang bagus. Meski pada akhirnya tertinggal di belakang kedua Alfa Romeo, penampilan Magnussen cukup baik.

Jack Aitken (Kualifikasi ke-18, finis ke-16) - 8

2755669.0064.jpg

Aitken tampil impresif pada debut F1 nya bersama Williams sebagai pengganti pembalap reguler, Russsell. Tidak terpaut terlalu jauh dari Nicolas Latifi saat kualifikasi, Aitken tampil baik sepanjang balapan meski sempat melintir di lintasan lurus dan kehilangan sayap depan setelah menabrak tembok pembatas. Untungnya, pembalap blasteran Korea-Inggris ini masih bisa finis di depan Fitipaldi, yang juga jadi pembalap pengganti di HAAS.

Pietro Fittipaldi (Kualifikasi ke-20, finis ke-17) - 7

Ditunjuk HAAS sebagai pembalap pengganti Grosjean di F1 GP Sakhir, Fittipaldi menjalani balapan pertama dengan tenang tetapi cukup baik. Ia tidak terlibat dalam insiden, tidak melakukan kesalahan, dan menuntaskan balapan dengan cukup bersih dan solid. Memang ia finis di belakang Aitkan, namun Pietro dapat mengambil banyak hal positif jelang akhir pekan keduanya untuk Haas di Abu Dhabi.

Nicholas Latifi (Kualifikasi ke-17, DNF) - 7

Latifi menikmati balapan yang cukup impresif hingga berakhir di Lap 52 menyusul dugaan kebocoran oli. Sempat berada di P13, rookie Williams asal Kanada itu mengungguli para pembalap Alfa dan Haas sebelum balapannya berakhir prematur.

Charles Leclerc (Kualifikasi 4th, DNF) - N / A

Dari pahlawan menjadi pecundang dalam waktu 24 jam. Leclerc tampil gemilang di bawah sorotan lampu pada Sabtu malam untuk mengklaim posisi start keempat yang sensasional. Namun, pemuda asal Monako itu langsung memicu insiden yang melibatkan Perez dan Verstappen akibat manuver yang dianggap sembrono. Alhasil, punggawa Ferrari itu dihukum penalti tiga grid di GP Abu Dhabi.

Max Verstappen (Kualifikasi ke-3, DNF) - N / A

Sangat sulit untuk menentukan angka yang didapat Verstappen setelah kecelakaan putaran pertama di akhir balapan. Menempati posisi start ketiga, yang cukup familiar baginya, Max bisa saja menang jika ia tidak terseret kecelakaan di awal balapan.