Setelah dua musim puasa kemenangan, Ferrari tampil luar biasa dengan Charles Leclerc memenangi dua dari tiga balapan pembuka musim ini, yang terbaru di Grand Prix Australia.

Leclerc mengendalikan balapan dari pole untuk mengalahkan Sergio Perez dari Red Bull dengan keunggulan lebih dari 20 detik, memberinya keunggulan 34 poin dari George Russell dalam klasemen pembalap.

Dominasi Ferrari dari tiga balapan awal terlihat dari torehan poin Leclerc saja sudah cukup untuk menempatkannya di depan Mercedes dan Red Bull di klasemen konstruktor. Sementara itu Carlos Sainz berada di posisi ketiga dengan 33 poin.

Ferrari menempatkan sebagian besar upayanya ke dalam mobil tahun ini dengan peraturan yang sama sekali baru dan pembekuan mesin yang membuat setiap tim di paddock F1 memiliki kesempatan emas untuk mendapat keunggulan stabil di F1.

Berbicara setelah kemenangan dominan Leclerc di Melbourne, Binotto mengakui bahwa dia tidak mengharapkan awal musim yang kuat bagi Ferrari di tahun 2022.

"Ya, tentu terkejut," katanya. “Saya pikir kami bekerja keras dan menempatkan banyak prioritas pada [mobil] 2022. Saya tahu bahwa tim adalah tim yang hebat dan kami meningkatkan diri dibanding musim lalu dan berharap untuk memiliki mobil yang kompetitif di awal musim.

“Ketika datang ke tes musim dingin, kami tahu kami memiliki mobil yang kompetitif tetapi tentu saja saya tidak mengharapkan awal yang baik untuk musim ini, saya pikir tidak adil untuk berpikir seperti itu. Saya masih percaya bahwa perbedaan antara kami dan yang lain bisa sangat kecil.”

Ferrari tidak terburu-buru untuk memperkenalkan upgrade

Pendekatan agresif Ferrari untuk mengembangkan F1-75 memberi mereka keleluasaan untuk menunda upgrade, dengan mereka sangat puas dengan performa mobil dari saingannya.

Skuat Maranello memilih untuk mengoptimalkan paket saat ini sebelum menambahkan suku cadang baru ke mobil.

Dengan F1 menuju Eropa untuk pertama kalinya pada putaran berikutnya di Imola, itu bisa menjadi waktu yang tepat untuk memperkenalkan pembaruan mobil.

Namun dengan terbatasnya waktu trek di Imola, satu sesi latihan jelang kualifikasi karena adanya Sprint Race, Binotto merasa itu tidak ideal untuk mengevaluasi setiap upgrade yang dibawa. Dengan demikian, pembaruan untuk F1-75 kemungkinan akan hadir di putaran-putaran berikutnya.

“Saya pikir ini akan menjadi akhir pekan yang sulit dalam hal membawa pembaruan dan mencoba mengevaluasinya dalam latihan Jumat karena jelas, Anda harus fokus pada kualifikasi di sore hari,” tambah Binotto.

“Jika kita melihat diri kita sendiri, tidak akan ada banyak di Imola karena sekali lagi kita yakin itu bukan tempat yang tepat. Kami mencoba untuk mengurangi masalah yang telah kami lihat sejauh ini, pengusulan dan pemantulan yang memengaruhi kinerja kami di akhir pekan.

“Sekali lagi, kami akan mencoba untuk bekerja pada titik spesifik itu tetapi untuk peningkatan, dan lebih banyak lagi, izinkan saya mengatakan yang signifikan, itu akan terjadi nanti di musim ini.”

Reabilitas adalah kunci

Ferrari menikmati rapor yang luar biasa dari sisi reabilitas sejauh ini pada tahun 2022, dengan DNF Sainz di Australia yang disebabkan kesalahan pengemudi, menjadi satu-satunya cacat.

Kemampuan untuk menyelesaikan balapan juga memungkinkan Leclerc membuka celah yang sangat besar dari juara bertahan F1 Max Verstappen, yang tersingkir pada dua dari tiga balapan pembuka.

Begitu juga reabilitas Red Bull yang lebih buruk, meski memiliki mobil yang secara performa setara dengan Ferrari, memberi keunggulan signifikan bagi Ferrari. Oh iya, jangan lupakan juga Mercedes yang belum menemukan mojo-nya dari tiga putaran awal.

“Reabilitas adalah bagian dari kinerja,” jelas Binotto. “Untuk finis pertama, Anda harus finis terlebih dahulu sehingga ketahanan sebenarnya merupakan elemen kunci dari kinerja itu sendiri. Saya pikir sebagai tim kami telah memprioritaskannya.

“Kami tahu bahwa itu mungkin terjadi pada diri kami sendiri, tidak menyelesaikan balapan, itu bagian dari permainan. Itu adalah sesuatu yang selalu kami pertahankan dalam prioritas tinggi. Di akhir kejuaraan, apakah itu akan menjadi faktor kunci?

“Tentu saja, karena kinerja keseluruhan adalah faktor kunci. Saya pikir semua elemen harus ada, semoga di tempat untuk memenangkan kejuaraan.”